Gresik (beritajatim.com) – Sempat membuat kejutan mencuri poin di set pertama 25-21. Tim bola voli Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia ditumbangkan Jakarta BIN 1-3 di kandang sendiri (25-21, 19-25, 21-25, 14-25). Duel dua tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia melawan Jakarta BIN berlangsung sengit, Jumat (17/5/2024).
Kekalahan ini menjadi yang kelima dialami tim asuhan Risco Herlambang dari enam laga selama putaran pertama. Satu-satunya kemenangan diperoleh saat bertemu Jakarta Livin Mandiri.
Bermain di hadapan seribuan pendukungnya, termasuk jajaran direksi dan petinggi PT Petrokimia Gresik, Mediol Stiovanny Yoku dkk. sempat membuka harapan untuk meraih poin saat unggul pada set pertama 25-21.
Penampilan apik Bohdana Anisova dan Polina Rahimova menjadi motor serangan tuan rumah saat pemain Jakarta BIN terlambat panas.
Memasuki set kedua, Jakarta BIN yang diperkuat para pemain timnas Indonesia, di antara Megawati Hangestri, Wilda Siti Nurfadilah dan Ratri Wulandari serta dua pemain asing Kashauna Williams dan Kenia Carcaces mulai menunjukkan kekuatannya.
Anak-anak BIN tidak hanya menekan lewat smes-smes keras, tetapi juga servis lompat yang menyulitkan pemain Petrokimia. Ditambah blok mereka juga rapat saat menghadang serangan pemain tuan rumah.
Setelah mengambil set kedua, Megawati dan kawan-kawan semakin percaya diri dan terus tampil menekan, sementara anak-anak Gresik Petrokimia beberapa kali kehilangan fokus dan melakukan kesalahan sendiri.
Penampilan tuan rumah semakin menurun pada set keempat setelah mereka tertinggal. Selain sering mati sendiri, Medioyoku dan kawan-kawan kesulitan membendung serangan lawannya. Mereka tertinggal jauh 8-16, hingga akhirnya kalah 14-25.
“Sebenarnya set pertama mainnya sudah enak, tetapi set kedua dan seterusnya agak menurun. Kurang sabar dan sering mati sendiri, meskipun harus diakui lawan yang dihadapi juga tim bagus,” kata pelatih Petrokimia, Risco Herlambang.
Meski kalah, Risco melihat penampilan anak asuhnya mulai ada peningkatan dibanding seri-seri sebelumnya. Jeda kompetisi selama dua pekan akan dimanfaatkan untuk membenahi segala kelemahan dan kekurangan untuk menghadapi putaran kedua.
Sementara itu, Asisten Pelatih Jakarta BIN Labib mengatakan, timnya tampil buruk pada set pertama dan kehilangan angka dari kesalahan sendiri.
“Ada tujuh kesalahan servis pada set pertama, itu salah satu penyebabnya kita kalah pada set pertama. Nah, set berikutnya mulai membaik dan mengurangi kesalahan serta memperkuat pertahanan,” katanya. [dny/ian]






