Gresik (beritajatim.com) – Wisata rohani terus digaungkan di Kabupaten Gresik. Salah satunya di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhotul Alim, Balong Dinding Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik.
Pengasuh Ponpes Roudhotul Alim KH Miftahul Huda mengatakan, wisata rohani mendapat respon positif tidak hanya dari kalangan santri tapi juga masyarakat sekitar.
“Wisata rohani banyak manfaatnya dan ini akan dikembangkan terus. Apalagi Wabup Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) datang langsung ke ponpes kami,” ujarnya, Minggu (8/05/2022).
Sementara Wabup Bu Min menuturkan, di bulan Syawal ini untuk terus melanjutkan semua kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah dilakukan di Bulan Ramadan sehingga di bulan Syawal ini bisa lahir pribadi-pribadi yang lebih baik.
“Ibaratnya puasa yang sudah dilakukan selama bulan Ramadan ini seperti ular dan ulat. Dimana puasa yang kita lakukan akan merubah pribadi kita menjadi lebih baik dan menebar manfaat kepada orang lain,” tuturnya.
Wabup Gresik perempuan pertama ini menambahkan, kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah dilakukan tersebut diantaranya adalah kebiasaan gemar bersedekah, mampu menahan amarah, dan yang terakhir adalah mau memberikan maaf kepada orang lain.
Di sela-sela kegiatan wisata rohani, Wabup Bu Min juga melepas beberapa jemaah haji tahun 2022 asal Menganti lewat prosesi pengalungan ID Card jemaah haji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Jemaah haji yang berangkat tahun ini adalah mereka yang sempat mengalami penundaan haji sejak tahun 2020 akibat pandemi covid-19.
Seperti yang diketahui, Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 405 Tahun 2022 yang memuat tentang sebaran kuota haji per provinsi setelah adanya keputusan pemberangkatan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 M. Khusus untuk Provinsi Jawa Timur, mendapat kuota sebanyak 16.048 orang dengan persyaratan usia dibawah 65 tahun. [dny/but]






