Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang dilakukan oleh Polresta Sidoarjo. Mengingat, angka Covid-19 yang sudah mengalami penurunan, jangan sampai terjadi lonjakan kembali.
Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Adam Rusdi saat melakukan kunjungan bersama jajaran Pengurus DPD Partai Golkar di Mapolresta Sidoarjo Kamis (19/8/2021).
“Kehadiran kami memberikan dukungan moril terhadap pihak kepolisian, karena selama ini pihak kepolisian menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Sidoarjo,” ujar Adam Rusdi, Kamis, (19/8/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”golkar-sidoarjo”]
Pihaknya juga mengapresiasi peran serta kepolisian dalam penegakan hukum yang ada di Sidoarjo. Terlebih dalam hal penanganan covid-19 di Sidoarjo, pihaknya juga lebih menekankan langkah persuasif dan edukatif. Sehingga masyarakat lebih sadar dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Alhamdulillah, sejak diberlakukan PPKM, sudah terjadi penurunan yang signifikan. Mudah-mudahan kedepannya angka ini terus menurun dan tidak ada lagi lonjakan,” harap anggota DPRD Jatim ini.
Disamping itu, tujuan dilakukannya kunjungan ke Mapolresta Sidoarjo untuk merajut kembali tali silaturahmi yang pernah ada. Sehingga kedepannya bisa saling bersinergi, terutama dalam hal keamanan dan ketertiban di masyarakat.
“Kebetulan kami merupakan jajaran kepengurusan yang baru, dan ingin merajut kembali tali silaturahmi dengan Kapolresta Sidoarjo yang baru. Dengan harapan kedepan bisa bersinergi,” tandasnya.
Sementara, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyambut baik atas kedatangan jajaran Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo yang baru.
Sinergitas dan kerjasama yang baik, yang sudah dibangun selama ini diharapkan mampu membuahkan hasil yang baik pula. “Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk Sidoarjo kedepan. Baik dalam hal penanggulangan Covid-19, maupun dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,” tetang mantan Kapolres Boyolali Jawa Tengah itu. (isa/kun)






