Surabaya (beritajatim.com) – Jika di Liga Premier Inggris ada kisah dongeng Claudio Ranieri yang berhasil membawa klub yang semula medioker, Leicester City, menjadi juara Premier League. Di Serie A, Italia ada kisah Gian Piero Gasperini yang mengangkat derajat Atalanta di kancah sepakbola Italia.
Bedanya, Ranieri saat ini sudah dipecat oleh Leicester City. Sedangkan Gasperini, meski belum pernah membawa Atalanta Juara Seria A, masih dipertahankan Atalanta hingga sekarang.
Atalanta tahu bahwa berkat jasa Gasperini klub tersebut terus konsisten di deretan papan atas Serie A. Bahkan dewan kota Bergamo memberi gelar kepada Gasperini sebagai warga kehormatan.
Meski sebenarnya Gasperini sendiri adalah warga kota Turin. Dalam beberapa tahun terakhir, Atalanta bertransformasi dari klub medioker menjadi klub yang konsisten di papan atas.
Setidaknya dalam kurun 4 musim terakhir Atalanta selalu rutin mengikuti kompetisi Eropa. Ada aktor dibalik kesuksesan tersebut yaitu sang pelatih, Gian Piero Gasperini. Gasperini mulai melatih Atalanta sejak tahun 2016 dan secara bertahap membawa perubahan pada klub.
Gasperini sebenarnya juga bukan pelatih kelas atas. Sebelum di Atlanta dia hanya pelatih klub medioker, seperti Genoa, Palermo, maupun Crotone. Kecuali Inter yang sempat ia latih sebentar di tahun 2011. Bahkan Gasperini belum pernah meraih trofi apapun sepanjang karir menjadi pelatih.
Hal ini yang membuat banyak orang beranggapan bahwa Gasperini hanyalah pelatih biasa-biasa saja. Namun sepertinya Gasperini berjodoh dengan Atalanta. Di musim pertama ia di kota Bergamo sudah berhasil membawa Atalanta finish di posisi 4, sekaligus lolos ke Europa League. Prestasi Atalanta terus meningkat dengan konsisten finish di posisi 3 besar dalam 3 musim terakhir.
Klub kota Bergamo itu berhak mengikuti Liga Champions dan menjadi kali pertama mereka mengikuti turnamen terbesar antar klub Eropa tersebut. Peran besarnya mengangkat derajat Atalanta, dewan kota Bergamo pun memberikan gelar sebagai warga kehormatan untuk Gian Piero Gasperini.
Gasperini pun mengukir kisah indah bersama Atalanta. Dengan terus konsisten bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, Atalanta akan menjadi klub yang berhasil mengambil alih Scudetto. [dan/tur]






