Bangkalan (beritajatim.com) – Puluhan guru honorer yang tergabung dalam Aliansi Guru Honorer Negeri yang mengabdi lebih dari 10 tahun (GHN 10 plus) Kabupaten Bangkalan mendatangi kantor DPRD setempat. Untuk mengadu nasib mereka sebagai guru honorer di sekolah negeri yang hingga saat ini dinilai masih belum sesuai dengan masa pengabdiannya, terutama dalam hal rekruitmej sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mendukung gerakan aliansi GHN 10 plus dan menindaklanjuti hingga ke Kemendikbud.
“Kami minta surat permohonan secara tertulis kepada GHN 10, agar bisa menindaklanjuti ke Kementerian pendidikan,” terangnya, Rabu (13/9/2023).
Baca Juga: Bukannya Salat, Pria di Jombang ke Masjid Malah Curi Sepeda
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, Mohammad Zainul Qomar mengatakan, pihaknya siap membantu sesuai aturan yang berlaku, karena masa pengabdian para guru honorer itu pantas mendapatkan apresiasi.
Tidak hanya itu, pihaknya mengaku akan memperjuangkan keinginan para guru honorer tersebut dengan cara mereview aturan-aturan yang berlaku.
“Formasi PPPK tahun 2023 di Bangkalan sekitar 500, namun kita tetap memperjuangkan,” tandasnya. [sar/ian]






