Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Jember, Jawa Timur, mendukung penyelesaian pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Ranwal RPJMD) 2021-2026 sesuai jadwal.
Ketua DPC Partai Gerindra Jember Ahmad Halim menolak usulan penundaan sebagaimana dikemukakan sejumlah anggota Dewan dalam rapat Panitia Khusus RPJMD, Kamis (12/8/2021).
“Kami melihat ada dinamika dari anggota, itu wajar-wajar saja. Tapi pada tahap akhir, kita harus mengambll keputusan. Partai bersikap: apabila menyangkut kehidupan orang banyak, apalagi nasib rakyat, maka kami harus mengutamakan kepentingan rakyat,” kata Halim, Jumat (13/8/2021).
“Karena RPJMD adalah bagian dari kepentingan rakyat, tentu DPC Gerindra akan memberi masukan sesuai aturan. Alhamdulillah, masukan-masukan itu diterima oleh tim perumus RPJMD,” kata Halim.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gerindra-jember”]
Menurut Halim, Gerindra ingin memberikan masukan yang profesional. “Tak hanya memberikan masukan asal bapak senang, harus lebih obyektif,” katanya.
Sebelumnya, Siswono, legislator Gerindra yan tergabung dalam Pansus RPJMD, menilai pihak-pihak yang diundang dalam uji publik Ranwal RPJMD belum menyeluruh. “”Berikan kesempatan kepada pemerintah kabupaten untuk melakukan uji publik kembali,” katanya, dalam rapat Panitia Khusus RPJMD di gedung DPRD Jember, Kamis (12/8/2021).
Namun Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jember Hadi Mulyono menegaskan, pihaknya sudah melibatkan elemen masyarakat dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD. Pemkab Jember juga menyediakan Google Form yang bisa diakses publik dan uji publik dilakukan secara daring. “Bahkan yang terlibat dalam daring itu diinventaris, hampir 190 peserta yang ikut dalam konsultasi publik kemarin. Bukan hanya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan camat,” katanya. [wir/kun]






