Surabaya (beritajatim.com) – Semangat berdemokrasi tidak hanya menjadi domain kaum lansia, tetapi juga dirasakan oleh generasi milenial dan Gen Z. Bagi mereka, kesempatan pertama sebagai pemilik hak suara dalam Pemilihan Umum 2024 menjadi sebuah cerita baru yang menggairahkan.
Salah satunya adalah Vania Winola, seorang gadis berusia 18 tahun yang membagikan kegembiraannya atas kesempatan untuk menyuarakan hatinya dalam menentukan pemimpin negara. Sebagai siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Surabaya, Vania telah melakukan riset mendalam tentang proses pemilihan dan calon pemimpin sebelumnya. Bersama keluarganya, ia menggunakan hak suaranya di TPS 35, Kelurahan Rungkut Tengah.
“Demi menyuarakan pendapat pertama kali, aku sangat bersemangat. Bahkan, selama satu bulan terakhir, aku telah melakukan riset tentang calon pemimpin dan proses pemilihan,” ujarnya penuh antusias.
Dengan satu suara yang dimilikinya, Vania berharap agar seluruh rakyat Indonesia memilih dengan jujur dan sesuai dengan keinginan mereka untuk memajukan bangsa, dengan kedamaian sebagai fokus utama.
Pendapat senada juga datang dari Shanzay Candu Surgawi, seorang anggota Gen Z yang lahir pada tahun 2007. Bagi Surgawi, proses pemilihan saat ini tidaklah sesulit yang dulu, berkat informasi yang dapat diakses melalui media sosial tentang calon pemimpin dan prosedur pemilihan. “Selain senang berpartisipasi, saya juga merasa lebih siap karena banyak informasi yang tersedia di media sosial tentang proses pemilihan,” ungkapnya.
Meskipun masih merasa bimbang di bilik suara, seperti yang diungkapkan oleh Caca, julukan akrab Surgawi, proses belajar dan memilih calon pemimpin tetap berjalan. Sebagai pemilih di TPS 9, Kelurahan Tenggilis Mejoyo, Caca telah mempelajari visi dan misi calon pemimpin, meskipun kebingungannya masih muncul saat harus membuat pilihan akhir.
“Dengan pemilihan pertama ini, saya memiliki harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik dengan pemimpin yang baru,” tambahnya.
Dengan semangat yang sama, generasi Gen Z ini menunjukkan keterlibatan aktif mereka dalam proses demokrasi, menandai awal dari perjalanan panjang mereka dalam membangun masa depan bangsa. (way/kun)






