Pacitan (beritajatim.com) – Kapal tugboat TB MLB Bantaeng 32 bersama tongkang BG MLB 3902 memilih lego jangkar di perairan Teluk Pacitan usai menyelesaikan bongkar muatan batu bara di PLTU Jawa Timur I Sudimoro. Keputusan tersebut diambil akibat kondisi cuaca buruk yang melanda perairan selatan Pacitan.
“Cuaca sedang buruk, jadi kapal sementara melakukan shelter sambil menunggu cuaca membaik,” ujar Komandan Pos TNI AL Kamladu Pacitan, Peltu Ator Subroto, Kamis (15/1/2026).
Ator menjelaskan, kapal tersebut telah menyelesaikan proses bongkar batu bara pada 13 Januari 2026 dan dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Tarahan, Lampung. Namun, kondisi gelombang dan angin yang tidak bersahabat membuat pelayaran belum dapat dilanjutkan.
Menurutnya, keputusan lego jangkar dilakukan demi menjamin keselamatan pelayaran dan merupakan prosedur standar keselamatan laut, terutama saat cuaca ekstrem terjadi di perairan selatan Pacitan. “Selama menunggu cuaca membaik, posisi kapal tetap dalam pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tambahnya.
Ia juga mengimbau seluruh kapal yang melintas di perairan selatan Pacitan agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengutamakan faktor keselamatan. Selain itu, nelayan setempat diminta menunda aktivitas melaut hingga kondisi perairan kembali aman. (tri/kun)






