Malang (beritajatim.com) – IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) DPD Kota Malang menggelar Islamic Business Exhibition 2024 di Grand Hall Malang Town Square (Matos). Even bagian dari Malang Business Series 12 ini dihelat sejak Selasa, (5/11/2024) hingga Minggu (10/11/2024).
Even tahunan dari IIBF DPD Kota Malang kali ini dibuat berbeda karena diisi dengan pameran produk milik anggota komunitas IIBF Kota Malang termasuk masyarakat umum. Ajang ini menjadi ajang mempromosikan bisnis kepada pengunjung Matos.
Ketua IIBF DPD Kota Malang Odea Putranto mengatakan bahwa mereka membuat hal baru dari even tahun-tahun biasanya. Meski tidak dikemas model seminar. Malang Business Series 12 tetap mendatangkan sejumlah pembicara untuk berbicara soal bisnis.
“Kegiatan ini biasanya memang dibiasakan setiap tahun, rutin oleh IIBF Kota Malang. Biasanya kita mengundang pembicara satu hari mulai dari pagi sampai siang hari. Tahun ini kita coba bikin format baru yaitu dengan membuat exhibition dengan Talkshow di dalamnya,” ujar Odea, Rabu (6/11/2024).
Talkshow membahas seputar bisnis, keluarga, dan fotografi dengan narasumber berpengalaman. Selain itu panitia juga menghadirkan Calon Wali Kota Malang yang sedang bertarung dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2024.
Para calon kepala daerah ini diundang untuk berbicara tentang bisnis dan pemberdayaan UMKM. IIBF DPD Kota Malang ingin melihat gagasan calon Wali Kota Malang maupun Calon Wakil Wali Kota Malang soal dunia bisnis.
“Mendatangkan paslon Pilkada karena kami menyoroti bisnis karena ketiganya berangkat dari bisnis. Kami tidak pencalonannya tetapi lebih keperjalanan bisnisnya. Jadi bukan kampanye,” ujar Odea.
Pria yang memiliki bisnis brand Passang Konstruksi itu berharap melalui event Islamic Business Exhibition 2024 ini bisa meningkatkan awareness organisasi IIBF di Kota Malang. Serta meningkatkan eksposure bisnis para anggota agar bisa lebih dikenali dan nanti di tahun awal tahun 2025 akan ada program Tahunan dari IIBF DPD Kota Malang.
“Di awal tahun 2025 kita ada program Bisnis Owner Institute yaitu pintu masuk pendampingan bisnis bagi para pengusaha di Kota Malang. Yang nantinya setelah lulus dari program tersebut akan masuk ke Leader Forum yakni pendampingan bisnis dengan dibikin kelompok-kelompok kecil yang akan saling berdiskusi tentang pertumbuhan bisnis masing-masing,” ujar Odea. [luc/suf]






