Pamekasan (beritajatim.com) – Gelandang Madura United FC, Kerim Palić menegaskan kedatangan timnya ke Jepara bukan sekadar menjalani laga tandang biasa. Gelandang asal Bosnia and Herzegovina tersebut juga memastikan seluruh pemain Laskar Sape Kerrab datang dengan tekad penuh untuk membawa pulang kemenangan.
Menurutnya laga pekan ke-20 Super League yang dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/2/2026). Memiliki arti penting dalam upaya menjaga konsistensi performa tim, sehingga ia menekankan bahwa seluruh pemain telah mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara fisik maupun mental.
“Kami datang ke sini (Jepara) dengan satu tujuan. Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak berada dalam kondisi terbaik,” kata Kerim Palic.
Selain itu pihaknya juga tidak menganggap enteng dan tetap menghormati kekuatan tuan rumah, namun hal tersebut tidak mengurangi ambisi tim untuk tampil dominan sepanjang pertandingan. “Karena itu kami cukup optimistis kerja keras selama persiapan akan berbuah hasil positif di lapangan,” tegasnya.
“Tidak hanya itu, kami juga bertekad tampil disiplin dan fokus sejak menit awal demi mengamankan 3 poin penting dari laga ini, dan kami ingin mengakhiri catatan minor di beberapa laga sebelumnya,” pungkasnya.
Sebelumnya Pelatih Madura United FC, Carlos Periera sudah menyiapkan rencana cadangan kala bentrok melawan tuan rumah Persijap Jepara, sekaligus kembali mengusung ambisi bangkit dari hasil minor yang dialami khususnya dalam empat laga terakhir.
Pada laga tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu sudah melakukan beragam persiapan selama sepekan terakhir, mulai dari mengasah taktik, meningkatkan kondisi fisik, serta memantapkan mental para pemain.
Saat ini Madura United menempati posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 18 poin berkat hasil 4 kali menang, 6 kali imbang, serta 9 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Mereka baru mampu mencetak 18 gol dan sudah kebobolan sebanyak 26 gol dari 19 laga yang dijalani. Mirisnya, angka total pertandingan justru lebih banyak dibanding raihan poin yang mereka koleksi.
Sementara Persijap Jepara berada di posisi zona merah, tepatnya di posisi 17 klasemen dengan torehan 12 poin berkat hasil 3 kali menang, 3 kali imbang, dan 13 laga berakhir dengan kekalahan. Mereka baru memasukkan 16 gol dan sudah kebobolan sebanyak 34 gol dari 19 laga yang dijalani. [pin/beq]






