Jember (beritajatim.com) – Pertumbuhan ekonomi kreatif bisa berdampak terhadap peningkatan indikator negara maju yang berkesinambungan. Sektor ekonomi kreatif bisa mendatangkan lapangan pekerjaan baru bagi milenial dan generasi muda.
Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kawendra Lukistian berharap generasi muda memiliki mindset sebagai enterpreneur di sektor ekonomi kreatif. “Harapan besar Gekrafs adalah membuka lapangan pekerjaan baru setiap harinya, khususnya di sektor ekonomi kreatif,” katanya, ditulis Rabu (7/2/2024).
Kawendra tidak menampik jika sebagian generasi muda saat ini masih berorientasi menjadi pegawai swasta ataupun negeri. “Tapi tidak ada salahnya jika mereka di arahkan untuk memiliki mindset pengusaha,” katanya. Hal ini diawali dari masa kuliah dengan membentuk cara berpikir untuk membuka pekerjaan setelah lulus dan bukan hanya mencari pekerjaan.
Pernyataan Kawendra ini didukung Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi dan Pendidikan, Billy Mambrasar, yang hadir ke Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR), Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (6/2/2024). “Saya hadir mewakili Presiden, untuk bertemu dan mendengar aspirasi dari teman-teman dan menyampaikan rekomendasi kebijakan ke presiden, harapannya adalah untuk peningkatan akses lapangan pekerjaan khususnya di sektor UMKM dan ekonomi kreatif untuk generasi muda,” katanya.
Tak hanya itu. Billy juga menekankan pentingnya akses besar untuk kaum muda penyandang disablitas. Ia berjanji akan menyampaikannya kepada Menteri BUMN Eerick Thohir. “Dalam Keppres Nomor 67 tahun 2020, dijelaskan bahwa, harus ada alokasi khusus di sektor tenaga kerja maupun beasiswa untuk anak-anak disabilitas,” katanya. [wir]






