Gresik (beritajatim.com) – Underpass di depan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mendadak jadi sorotan setelah dipenuhi coretan vandalisme yang merusak tampilan fasilitas publik dan memicu keresahan warga.
Dinding-dinding underpass yang sebelumnya diharapkan mempercantik wajah kota kini justru terlihat kumuh akibat aksi corat-coret oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Coretan liar dengan berbagai bentuk, mulai dari tulisan tidak jelas hingga simbol tertentu, tampak memenuhi hampir seluruh sisi dinding. Kondisi ini bahkan disebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal.
Warga sekitar mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Selain merusak estetika kota, vandalisme juga dinilai mencerminkan rendahnya kesadaran dalam menjaga fasilitas umum.
“Sangat disayangkan setiap kali saya melintas di underpass tersebut banyak coretan di setiap dindingnya yang seharusnya dijaga bersama,” ujar salah satu warga, Rudianto (50), Senin (6/4/2026).
Menanggapi hal ini, pemerintah daerah dikabarkan akan segera melakukan pembersihan serta memperketat pengawasan di kawasan underpass.
Kepala Dinas Satpol PP Gresik, AH Sinaga, menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli, terutama pada malam hari yang dinilai rawan aksi vandalisme.
“Kami akan meningkatkan patroli utamanya di malam hari. Laporan dari masyarakat segera diteruskan kepada instansi yang berhubungan dengan fasilitas publik,” katanya.
Selain patroli, pemasangan kamera pengawas (CCTV) juga tengah dipertimbangkan sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak bahwa menjaga fasilitas publik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat agar wajah kota tetap bersih, aman, dan nyaman. [dny/beq]






