Tuban (beritajatim.com) – Banjir bandang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban pada Kamis (10/3/2022) ternyata tidak hanya merendam ratusan rumah dan juga jalan umum saja yang ada di delapan desa.
Namun, banjir bandang juga merendam satu gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada di Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Tuban. Hal tersebut membuat gedung sekolah berantakan dan terendam lumpur hingga kegiatan belajar mengajar terpaksa diliburkan sementara, Sabtu (12/3/2022).
Pasca terjadinya banjir bandang tersebut, para guru dari sekolah tersebut langsung berinisiatif untuk melakukan pembersihan sisa lumpur yang ada di bangunan sekolah. Sehingga dengan kondisi ruangan penuh lumpur membuat aktivitas belajar mengajar di SDN Padasan itu terpaksa diliburkan.
“Kami liburkan dua hari siswa SDN Padasan, mulai hari Jumat dan Sabtu, karena ruang kelas belum bisa ditempati usai banjir surut,” terang Muhammad Chamim, selaku Kepala SDN Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir”]
Pembersihan sisa-sisa banjir bandang di sekolahan tersebut juga melibatkan para pelajar yang ada bersama sejumlah warga. Selain itu, tim relawan dari BPBD Tuban, Satpol dan Damkar Tuban, Polisi serta TNI juga telah ikut membesihkan sisa-sisa lumpur yang ada di ruangan-ruangan bangunan SDN tersebut.
“Jadi yang terendam itu seluruh area sekolah dan ruangan kelas dan kantor. Pembersihan dan penataan ruang belajar mungkin akan selesai pada hari minggu. Setelah itu, hari Seninnya kegiatan belajar mengajar dapat kembali digelar,” sambungnya.
Ketinggian air banjir bandang yang menerjang gedung sekolahan tersebut mencapai sekitar 1,5 meter. Sehingga semua barang yang ada di dalam sekolah tersebut terendam seperti halnya buku yang kondisinya rusak karena berjam-jam terendam air bercampur lumpur itu.
“Barang elektronik juga ada yang terendam, seperti kulkas, sound sistem, mesin printer, dan modem wifi. Untuk mengantisipasi pencurian, barang berharga milik sekolah yang masih selamat diamankan di rumah guru terdekat,” paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah desa yang berada di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban diterjang banjir bandang setelah hujan lebat sekitar 2 jam mengguyur wilayah itu. Belum diketahui secara pasti berapa kerugian ataupun dampak dari banjir tersebut.[mut/kun]






