Gaya Hidup

Pelaku Usaha Hotel dan Apartemen di Gresik Mulai Gencar Promosi

Gresik (beritajatim.com) – Pasca Gresik resmi dinyatakan masuk daerah zona kuning dalam penyebaran Covid-19. Pelaku usaha hotel bintang tiga dan apartemen mulai agresif.

Salah satu hotel bintang tiga yang kembali beroperasi adalah Hotel Santika. Hotel yang terletak di Jalan Wahidin Sudiro Husodo depan RSUD Ibnu Sina GresikĀ  saat awal pandemi Covid-19 sempat berhenti beroperasi selama delapan bulan. Namun, per 26 Oktober 2020 hotel tersebut kembali melakukan re-opening.

GM Hotel Santika Gresik, Catur Prasetya menuturkan, sudah empat hari hotel yang dipimpinnya kembali beroperasi setelah sempat stop beroperasi.

“Pasca berhenti beroperasi selama delapan bulan akibat adanya pandemi Covid-19. Kami melayani pelanggan lagi tentunya dengan SOP protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” tuturnya, Jumat (30/10/2020).

Diakui Catur, harapannya setelah beroperasi lagi menambah semarak dunia perhotelan di Gresik seperti yang telah dijalani setahun lalu.

Ia menambahkan, selama ada pandemi Covid-19. Prediksi okupansi masih ada progres kendati masih kecil. Namun, seiring dengan terus bertambahnya di industri di Kota Gresik. Okupansi tetap berjalan meski tidak terlalu besar.

“Kami masih bisa survive dan optimis okupansi diatas 48 persen bisa tercapai,” imbuhnya.

Saat ditanya berapa biaya operasional saat stop beroperasi. Dijelaskan Catur Prasetya, biayanya tidak terlalu banyak. Sebab, sewaktu berhenti beroperasi kondisi hotel tetap dirawat.

“Hanya butuh biaya operasional saja dan kami punya customer loyal yang saat tutup pindah ke hotel lain. Ini yang di-maintenance lagi,” ungkapnya tanpa merinci nominal rupiah yang dikeluarkan.

Sementara, General Manager Icon Mall Gresik Alfiandhy Baenars menyatakan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat terus dilakukan dan dikawal penuh oleh Pemkab Gresik.

“Prokes kami kedepankan. Tidak hanya itu, setiap karyawan mall wajib memakai masker. Suhu diatas 37 derajad tidak boleh bekerja dulu. Selain itu, setiap pengunjung mall diperiksa suhu tubuhnya dan mencuci tangan dengan mengenakan hand sanitizer,” paparnya.

Masih menurut Alfiandhy, pihaknya juga sebelum buka selalu menyemprot disinfektan. Hal yang sama dilakukan sewaktu tutup. Pembersihan di dalam mall dan toilet juga dilakukan.

“Jadi pengunjung tapi perlu kuatir datang ke mall. Sebab, prokes tetap dikedepankan guna mencegah penyebaran virus Covid-19,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar