Gaya Hidup

Mie Tokyo Bambang Kediri, Rasa Restoran Harga Kaki Lima

Kediri (beritajatim.com) – Seorang pria di Kabupaten Kediri, Jawa Timur menekuni usaha kuliner menu mie. Dia memberikan nama warungnya sebuah ibukota di Negara Sakura Jepang, yakni Warung Mie Tokyo.

Dialah Bambang, pemilik usaha makanan ini. Warungnya berada di Jalan Mayor Bismo, Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Kepung. Tepatnya, ada di sebelah barat SPBU Kwagean.

Belakangan ini, warung Mie Tokyo Bambang ramai diperbincangkan di grup media sosial ‘pecinta kuliner wilayah Kediri’. Beberapa netizen berkomentar tempat makan tersebut rekomended.

Bambang, sang pemilik warung bercerita, sebelum memutuskan untuk membuka usaha kuliner itu, dia bekerja di sebuah restoran di Surabaya. Restoran tersebut bernama Tokyo yang mengolah aneka kuliner khas Asia Timur, mulai dari Tiongkok, Korea dan Jepang.

“Saya dulu juru masak di Restoran Tokyo di Surabaya. Lalu setelah menikah mendapatkan jodoh orang Kandangan, Kabupaten Kediri. Saya memberanikan buka warung di sini, biar deket keluarga. Nah untuk mengenang pengalaman dulu di Surabaya, saya namai warung ini Mie Tokyo,” jelas pria asal Tuban ini.

Bambang mulai membuka usahanya, sejak 2010. Menu makanan yang disajikan di warungnya berupa, mie goreng, mie kuah, nasi goreng, cap jay, mie hun goreng, mie hun kuah, ayam cah jamur, fuyung hai, koloke, dan tamie. Dia membandrol setiap satu porni makanannya Rp 10 ribu.

“Tidak ada yang berbeda sebetulnya dalam pengolahannya. Hanya saja dalam bahan kami memiliki ciri khas. Kalau nasi dan mie goreng sekitar Kediri dagingnya suiran, kita menggunakan daging ayam mentah. Mie juga berbeda, mienya kita membuat sendiri,” jelasnya.

Mie buatan Bambang memang istimewa. Beberapa pengunjung mengaku, rasa olahan tersebut berbeda dari kebanyakan menu mie dan nasi goreng pada umumnya. Penggunaan daging ayam mentah dalam sajiannya memberikan rasa berbeda. Hal ini karena dagingnya menjadi matang saat dimasak dan semakin menguatkan kombinasi antara bumbu rempah, daging, serta bahan nasi atau mie yang digunakan.

Bila Anda ingin mencoba kuliner satu ini jangan datang terlalu malam. Karena sejak sore hari sudah cukup ramai pembeli. Semakin malam, daftar menu yang anda target bisa jadi sudah kehabisan. Kuliner di warung Bambang ini memang diolah dengan menggunakan resep restoran bintang lima, namun harga standar kaki lima. [nng/suf

Apa Reaksi Anda?

Komentar