Surabaya (beritajatim.com) – Konser Dewa 19 dan Noah di Smada Fiesta yang berlangsung di Grand City Surabaya mampu menghipnotis ribuan penggemarnya.
Acara konser itu dimulai saat Ariel Noah menghentak di panggung. Ariel Cs langsung menyanyikan lagu hits mereka yang berjudul, Mungkin Nanti, Ada Apa Denganmu, Menghapus Jejakmu, Semua Tentang Kita, Kukatakan Dengan Indah dan beberapa lainnya. Tak lama kemudian, Ariel terlihat menyapa para penggemarnya.
Dewa 19 sendiri membawakan beberapa lagu hits mereka. Di antaranya, Separuh Napas, Pupus, Kirana, Larasati, Aku Sedang Ingin Bercinta, Aku Disini Untukmu, Cinta Kan Membawamu Kembali, Restu Bumi, Kamulah Satu-satunya, Kangen dan lainnya.
Di sela-sela penampilannya, Ahmad Dhani terlihat menyapa para penonton yang hadir. “Banyak alumni SMAN 2 Surabaya (Smada) jadi penyanyi dan musisi terkenal, ada Dewa 19, Maia Estianty, Piyu Padi dan lainnya,” kata suami anggota DPR RI, Mulan Jameela itu.
Sementara itu, Satria Atmaja Agung Nugraha, warga Surabaya mengaku sangat terhibur dengan penampian Dewa 19 dan Noah di Grand City Surabaya pada Jumat (21/10/2022) malam itu.
Menurut dia, kehadiran dua band papan atas di Surabaya itu mengobati kerinduan akan pertunjukan musik pascapandemi Covid-19. “Tahun ini bisa bebas tanpa Covid-19 dan offline langsung di sini ada empat artis seperti Dewa 19, Virzha, Ari Lasso dan Noah ini sangat seru,” katanya.
Dia berharap agar ke depan, semakin banyak konser musik di Surabaya. Menurut dia, sudah saatnya Surabaya juga menjadi barometer musik di Indonesia. “Ini bisa dibanyakin sih. Kan selama ini konser musik lebih banyak di Jakarta,” tambah siswa SMA Negeri 2 Surabaya itu.
[berita-terkait number=”3″ tag=”dewa-19″]
Dia menjelaskan, dengan banyaknya konser musik di Surabaya, maka cukup membantu sektor UMKM di Kota Pahlawan itu. Karena akan banyak pedagang kecil yang bisa menarik pembeli ketika ada konser. “Sudah saatnya banyak penampilan di Surabaya. Supaya Surabaya juga menjadi barometer musik di Indonesia,” katanya.
Sementara itu, dr Agung Mulyono, orang tua Satria Atmaja menuturkan, ada empat manfaat yang bisa dirasakan dari perhelatan konser tersebut. Yang pertama, hiburan itu membuat warga happy setelah sekian lama harus terisolasi karena pandemi Covid-19.
Sedangkan, manfaat kedua adalah ekonomi masyarakat bisa tumbuh. Ketiga, konser itu juga sebagai pertanda bahwa kehidupan masyarakat sudah berjalan normal, karena pandemi Covid-19 telah sirna. “Kalau manfaat keempat, dengan adanya konser musik, maka imunitas akan naik dengan adanya musik. Jadi, ada empat manfaat, kalau disingkat HENI,” pungkasnya. [tok/suf]






