Surabaya (beritajatim.com) – Ganjar Pranowo telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 5 September lalu. Setelah memimpin Jawa Tengah selama dua periode sejak 2013, kini Ganjar siap untuk menjelajahi Indonesia dan bertemu dengan berbagai lapisan masyarakat di berbagai wilayah.
Sebagai calon Presiden pada Pemilu 2024 yang diusung oleh PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo bersiap untuk menghadapi kontestasi politik pada tanggal 14 Februari 2024. Paska-kepemimpinannya di Jawa Tengah, kader-kader PDI Perjuangan di Kota Surabaya mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan politisi berambut putih ini.
“Kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya merasa bangga atas kepemimpinan Mas Ganjar yang merakyat dan peduli terutama kepada wong cilik, rakyat kecil. Dari jabatan Gubernur Jawa Tengah, kini kita semua bersatu untuk mendukung pengabdian Mas Ganjar dalam memimpin Indonesia di masa depan. Ganjar semakin dicintai oleh rakyat di berbagai daerah dengan beragam latar belakang,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono, Rabu (6/8/2023).
Adi menambahkan bahwa Ganjar memiliki ciri-ciri kepemimpinan yang sangat cocok untuk Indonesia, seperti merakyat, rajin mendengarkan, dan tidak otoriter. Ganjar juga memiliki catatan prestasi yang baik, mampu bekerja dengan cepat, teruji di lapangan, dan memberikan contoh kepemimpinan yang harmonis dalam keluarganya.
“Kami melihat di televisi dan media sosial bagaimana masyarakat Jawa Tengah merayakan akhir masa jabatan Mas Ganjar sebagai gubernur. Ada sentimen haru yang melanda, yang menunjukkan betapa besar cinta rakyat kepada Ganjar. Ini adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan Ganjar telah teruji karena mampu melayani warga dengan baik,” jelas Adi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya.
BACA JUGA:
Agatha: Ganjar Pantas Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Jokowi
Dari pengalaman kepemimpinan Ganjar, Adi menggarisbawahi bahwa masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya seorang presiden memiliki catatan prestasi yang baik. Seorang presiden juga harus memiliki pengalaman dalam memimpin secara langsung dan tidak boleh memiliki catatan kekerasan terhadap rakyat.
Adi juga mencatat beberapa program pro-rakyat yang dijalankan oleh Ganjar, seperti pengembangan SMKN di Jawa Tengah yang sepenuhnya gratis, termasuk biaya pendidikan dan makanan. Program ini telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat miskin.
Selama masa jabatannya, Ganjar juga berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk rumah layak huni, sanitasi, pasokan air bersih, dan listrik gratis.
BACA JUGA:
PDIP: Arsjad Rasyid Figur Tepat Pimpin Tim Pemenangan Ganjar
Selain itu, Ganjar berhasil mengentaskan 1,02 juta warga miskin dari kemiskinan, merehabilitasi 1,04 juta rumah warga miskin, dan membangun 10.942 km jalan provinsi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata.
“Yang tak kalah pentingnya, Ganjar adalah pemimpin yang anti-korupsi. Dia selalu mendapatkan apresiasi dari KPK atas upayanya dalam memerangi korupsi. Dengan pemimpin yang berintegritas seperti Ganjar, kita yakin Indonesia akan semakin makmur dan maju ke depan, melanjutkan perjalanan yang telah dimulai oleh Presiden Jokowi,” tegas Adi. [asg/beq]






