Ringkasan Berita:
- Polres Jombang mengerahkan sekitar 500 personel gabungan untuk mengamankan pengesahan warga baru PSHT Parluh 2016.
- Kapolres menekankan pengamanan dilakukan secara humanis, terukur, dan mengutamakan keselamatan masyarakat serta personel.
- TNI-Polri bersama unsur terkait disiagakan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang mengerahkan sekitar 500 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian Pengesahan Warga Baru PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Parluh 2016 Kabupaten Jombang.
Kesiapsiagaan itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang digelar di Lapangan Apel Polres Jombang pada Kamis sore (18/6/2006).
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, serta dihadiri Wakapolres Jombang Kompol Syarlis, Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang, para Kapolsek jajaran, personel Polres Jombang, personel pengamanan, personel dari Kodim 0814 Jombang, serta unsur Pamter.
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam mengawal kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate di wilayah Kabupaten Jombang.
Dalam arahannya, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa apel gelar pasukan digelar untuk menyamakan persepsi seluruh personel terkait pola pengamanan yang akan diterapkan di lapangan. Ia menekankan pentingnya pengamanan yang dilakukan secara humanis dengan tetap mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat.
“Pengamanan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh personel bahwa pelaksanaan pengamanan harus dilakukan secara humanis. Utamakan keselamatan diri sendiri serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan maupun gesekan di lapangan. Pendekatan persuasif dan humanis, kata dia, harus menjadi prioritas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Kedepankan pendekatan humanis, namun tetap lakukan tindakan tegas apabila menemukan adanya pergerakan konvoi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan disiplin dalam pelaksanaan tugas. Seluruh personel diminta tidak bergerak sendiri dan harus mengikuti ploting yang telah ditentukan.
“Jangan bergerak sendiri-sendiri. Laksanakan tugas sesuai ploting dan tetap berkoordinasi dengan pimpinan maupun rekan di lapangan agar pengamanan dapat berjalan efektif dan aman,” tambahnya.
Pengamanan kegiatan ini juga melibatkan sinergi TNI-Polri, termasuk personel dari Kodim 0814 Jombang, sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Mengakhiri arahannya, Kapolres Jombang berharap seluruh rangkaian pengesahan warga baru PSHT Parluh 2016 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan.
“Semoga seluruh rangkaian pengamanan kegiatan pengesahan warga baru PSHT Parluh 2016 ini berjalan dengan baik, aman, dan kondusif. Mari kita berdoa agar seluruh personel yang bertugas dan masyarakat yang mengikuti kegiatan senantiasa mendapat perlindungan serta keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya. [suf]






