Pasuruan (beritajatim.com) – Gangster di Kabupaten Pasuruan semakin menjadi. Pasalnya terdapat beberapa kasus gangster yang merugikan masyarakat.
Seperti halnya di beberapa wilayah di barat Kabupaten Pasuruan, seperti di wilayah Kecamatan Pandaan, Prigen, Purwosari, dan Purwodadi. Hal ini kemudian dibenarkan oleh KBO Samapta Polres Pasuruan, Ipda Anton.
Anton mengatakan bahwa pihaknya terus menggencarkan patroli hingga masuk dalam desa untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Pasuruan. “Kami selalu siaga dan terus melakukan patroli hingga masuk desa,” ungkap Anton.
Namun dirinya juga menjelaskan bahwa gangster tidak akan hilang jika kepedulian orangtua kepada anak tidak ada. Ditambah lagi dengan masifnya teknologi yang semakin berkembang juga akan berpengaruh terhadap perilaku tumbuh kembangnya.
“Karena kebanyakan gangster ini masih di bawah umur, di mana mereka sedang mencari jati diri. Jadi kalau anaknya melek teknologi, orang tua juga jangan kalah,” ujarnya.
Selain perhatian orang tua, peran sekolah juga sangatlah penting. Menurutnya guru bimbingan konseling (bk) masih belum cukup dalam menghadapi tumbuh kembang anak sekarang.
Menurutnya adanya psikolog disekolah sangatlah membantu dalam melakukan pencegahan gangster. “Setiap sekolah selain adanya guru BP tapi juga butuh psikolog yang bekerja sama dengan sekolah,” tutup Anton. (ada/ian)






