Surabaya (beritajatim.com) – Gangster All Star kembali diamankan oleh petugas kepolisian karena hendak tawuran saat bulan Ramadhan, Kamis (15/03/2024) di Jalan Bulaksari, Semampir, Surabaya.
Beruntung, saat itu ada anggota Sat Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang sedang berpatroli dan mengamankan 10 remaja anggota All Star.
Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan penangkapan terhadap 10 anggota gangster All Star itu bermula adanya laporan masyarakat. Setelah ditelusuri, anggota di lapangan menemukan puluhan remaja dengan berbekal senjata tajam jenis celurit dan paralon pipa yang diruncingkan. Saat petugas datang, gangster All Star lari kocar-kacir.
“Penangkapan kelompok anak muda itu bermula dari laporan dari masyarakat tentang adanya sekelompok remaja yang berkumpul di wilayah Kecamatan Semampir Surabaya,” kata Suroto, Jumat (15/03/2024).
Setelah diamankan, 10 remaja itu langsung didata di kantor Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dari pendataan itu diketahui ada. 1 anak yang masih berusia anak-anak dan masih bersekolah. Polisi pun melakukan pembinaan dan penahanan kepada para remaja yang ketahuan membawa senjata tajam.
“Setelah digelandang ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mereka lantas menjalani pemeriksaan,” imbuh Suroto.
Dari peristiwa ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 buah senjata tajam (sajam), 5 buah handphone (Hp), 4 buah sarung dan 1 buah paralon tajam berbentuk celurit. Suroto memastikan bahwa pihaknya terus bekerja keras bersama stakeholder yang ada untuk mengamankan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat bulan Ramadhan. Hal ini untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya guna memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat saat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan,” pungkas Suroto. (ang/ted)






