Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Store resmi memperluas jangkauan ritelnya dengan menggandeng brand olahraga internasional asal Eropa, Decathlon, di Pakuwon Mall Surabaya pada Kamis (8/1/2026). Kerja sama strategis ini mencatatkan sejarah sebagai kolaborasi pertama Decathlon dengan klub sepak bola profesional di wilayah Asia setelah sebelumnya hanya dilakukan di benua Eropa.
Presiden Persebaya Azrul Ananda mengaku takjub dan optimistis bahwa langkah ini akan membuka jalur ritel baru bagi konsumen yang ingin mengenal klub lebih dekat. Kolaborasi ini dirancang untuk memudahkan akses bagi semua kalangan yang mungkin selama ini masih kesulitan mencari produk orisinal tim berjuluk Bajol Ijo tersebut.
“Kita berterima maaih karena ini akan membuka jalur ritel baru yang bisa membantu penjualan, juga bisa membuka jalur perkenalan di semua kalangan yang mungkin selama ini masih bingung ini yang membuat keputusan saya berkolaborasi,” ungkap Azrul. Ia menyebutkan bahwa salah satu inspirasi kerja sama ini berasal dari kesuksesan brand asal Prancis tersebut saat berkolaborasi dengan tim di Romania.
Azrul ingin mengadaptasi pola keberhasilan internasional tersebut untuk memperkuat ekosistem bisnis Persebaya di pasar domestik yang semakin kompetitif. “Saya ingin mengaplikasikan kesuksesan brand ini yang berkolaborasi dengan tim asal Romania, dan ini pertama kalinya persebaya dan brand ini berkolaborasi,” imbuhnya.
Perwakilan Decathlon Surabaya, Emil, menyatakan kegembiraannya karena Persebaya memiliki basis massa yang sangat besar dan pengaruh kuat di industri sepak bola Indonesia. Kehadiran football pro corner di dalam gerai Decathlon diharapkan mampu memberikan pengalaman belanja perlengkapan olahraga yang lebih lengkap bagi masyarakat.
“Saya rasa Persebaya menjangkau publik yang sangat luas untuk olah raga yang sangat populer di Indonesia yakni sepak bola dan tim ini penggemarnya banyak jadi masuk akal jima kami berkolaborasi menjadi football pro corner,” ungkap Emil. Ia menilai Surabaya merupakan pasar uji coba yang sangat potensial bagi brand global sebelum melakukan ekspansi lebih luas di kawasan Asia Tenggara.
Selama ini, Decathlon dikenal sangat selektif dalam memilih mitra klub profesional dan hanya menjalankan skema serupa di negara-negara Eropa. “Sebelumnya di Eropa dan kami melihat ini bisa menjadi peluang bagus untuk menguji pasar di Surabaya maka itu pertimbangannya saat ini,” tambah Emil menjelaskan alasan pemilihan Kota Pahlawan sebagai lokasi perdana.
Sebelum merambah Pakuwon Mall, manajemen Persebaya Store telah melakukan peningkatan layanan melalui pembaruan gerai di Royal Plaza Surabaya. Langkah agresif ini diambil untuk memastikan standarisasi toko resmi Persebaya setara dengan gerai ritel modern lainnya di pusat perbelanjaan kelas atas.
Ekosistem ritel resmi Persebaya kini semakin kokoh dengan keberadaan beberapa store yang tersebar di titik strategis seperti kawasan Jalan Slamet dan Semolowaru. Kehadiran gerai di Surabaya Town Square (Sutos) juga tetap menjadi rujukan utama bagi para pendukung Bonek yang mencari merchandise dengan konsep gaya hidup urban. [way/beq]






