Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC tertahah di posisi 13 klasemen sementara Super League akibat kegagalan mengamankan poin saat menjamu Persija Jakarta, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (24/10/2025).
Pada laga peken ke-9 tersebut, Laskar Sape Kerrab harus kekalahan 0-1 dari tim tamu Macan Kemayoran. Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak Maxwell pada menit 37′, sekaligus menambah catatan minor bagi Madura United yang belum pernah menang di kandang pada kompetisi domistik musim ini.
Akibat hasil tersebut, tim binaan Angel Alfredo Vera gagal menjauh dari zona merah degradasi dengan menempati posisi 13 klasemen berkat hasil 2 kali menang, 3 kali imbang dan 4 kali laga. Mereka baru memasukkan 7 gol dan sudah kebobolan sebanyak 10 gol dari 9 laga yang dijalani.
Bahkan dari posisi tersebut, mereka hanya unggul 3 poin dari tim teratas penghuni zona merah degradasi, PSBS Biak yang mengoleksi 6 poin dari 9 laga yang dijalani. Serta hanya unggul 1 poin dari dua tim yang menempati posisi di bawah mereka, PSM Makassar dan Persijap Jepara.
Selanjutnya, Lulinha dan kolega akan kembali menjalani laga tandang. Kali ini bakal menghadapi tim dengan historis panjang di kancah sepakbola tanah air, PSM Makassar. Laga menghadapi tuan rumah Juku Eja dijadwalkan digelar pada Minggu (2/11/2025) mendatang.
Dari posisi klasemen, PSM Makassar memang berada di bawah Madura United. Namun tim asal Sulawesi Selatan memiliki simpanan 1 laga lebih banyak dibanding tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura.
Sehingga laga antar kedua tim pada awal November 2025 mendatang, dipastikan akan berlangsung menarik dan berjalan seru, sekaligus akan menjadi motivasi bagi kedua tim untuk menjauh dari zona merah degradasi. [pin/kun]






