Gresik (beritajatim.com) – PT Freeport Indonesia (PTFI), perusahaan smelter single line terbesar di dunia, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia.
Melalui penyelenggaraan turnamen ‘Freeport Grassroots Tournament’ (FGT) 2025 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, PTFI berharap dapat melahirkan bibit-bibit pemain tim nasional masa depan.
Turnamen ini diikuti oleh puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari kelompok usia (U-10) yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, turnamen serupa telah sukses digelar pada tahun 2024 dengan fokus pada kelompok usia U-12 dan berlangsung selama dua hari.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa penyelenggaraan FGT merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam membangun pondasi sepak bola nasional, sekaligus memberikan peluang kepada anak-anak Gresik untuk mengejar impian mereka menjadi pemain sepak bola profesional.
“Melalui kompetisi usia dini seperti FGT, diharapkan semakin banyak talenta muda yang terasah dan terarah pengembangan bakatnya menuju jenjang profesional. Sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga karakter, disiplin, dan kerja sama tim,” katanya, Selasa (29/4/2025).
Tony Wenas juga menyampaikan rasa bangganya terhadap peran PTFI dalam membantu mewujudkan cita-cita anak-anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Ia berharap setiap peserta dapat menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga dan inspiratif.
“Kami mengapresiasi peran PSSI yang mendukung PTFI dalam penyelenggaraan kegiatan kelompok usia dini,” paparnya.
Setelah pertama kali dilaksanakan di Gresik dan Jayapura tahun 2024, FGT 2025 hadir dengan cakupan yang lebih luas di Gresik. Kali ini, selain kategori U-12, FGT juga menambahkan kategori U-10, dengan masing-masing kategori diikuti oleh 10 SSB, sehingga total ada 20 SSB yang ambil bagian.
FGT 2025 di Gresik resmi ditutup oleh Vice President Business Process Smelting & Refining PTFI Aripin Buman, bersama Executive Committee (Exco) PSSI Ahmad Riyadh. Pada acara penutupan, piagam penghargaan diserahkan kepada para pemenang, yakni SSB Sindogres (U-12) dan SSB Pesawat Wadeng (U-10).
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat dan partisipasi seluruh tim, PTFI membagikan total 300 pasang sepatu sepak bola kepada seluruh peserta. Pemberian ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan agar anak-anak semakin giat menekuni dunia sepak bola secara serius dan berkelanjutan. [dny/suf]






