Malang (beritajatim.com) – Founder Beon Intermedia, Danton Prabawanto membagikan tips tentang membuat Business Model Canvas (BMC) kepada mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Danton memberi kunci utama menjadi entrepreneur agar menerapkan motivasi yang tepat.
Menurut Danton perlu mempelajari teori blue ocean, swot analysis, dan BMC sebagai senjata ampuh. Baginya, seorang pengusaha bukan hal yang mudah, melainkan banyak tantangan yang harus dilewati.
“Mulai membuat perencanaan bisnis, motivasi hingga ‘senjata’ apa yang akan digunakan.Untuk itu, saat ingin menjadi pengusaha, motivasinya harus kuat dulu,” ujar Danton.
“Jadi pengusaha itu tidak mudah. Entrepreneur itu bukan kaitan kita lagi bikin apa atau produk kita apa, tapi orangnya, mau tumbuh berkembang apa tidak,” ujar Danton, Founder Beon Intermedia Group saat mengisi kegiatan Kick off Summer Bootcamp TDC ITS, Sabtu, (29/6/2024).
Danton menerangkan bahwa setiap pengusaha harus banyak belajar hal baru. Saat menjadi pengusaha jangan pernah jadikan pendapatan sebagai landasan membangun bisnis. Melainkan, untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Dalam hal ini yang paling penting adalah proses pembelajaran sehingga bisa dapat experience. Dengan begitu, bisnis apapun yang dijalankan bisa lebih mudah untuk keberlanjutan,” ujar Danton.
Kemudian, pembelajaran lain yang dilakukan adalah dengan belajar banyak teori. Saat membangun usaha pertama, Danton mulai belajar teori SWOT analysis dan strategi blue ocean.
“Dalam teori blue ocean strategy, ada perspektif baru dalam membuat bisnis, yaitu buat satu dunia tidak ada saingannya. Ketika menyelam di blue ocean, masih banyak ikan yang bisa dipancing sehingga kompetitor bisa menjadi tidak relevan,” ujarnya.
Ketika membangun Jagoan Hosting, ada beberapa jasa hosting yang melakukan penawaran teknis. Namun, ketika muncul tahun 2007, Danton menyasar market pebisnis dan melakukan strategi marketing tanpa unsur teknis. “Itulah yang menjadi alasan Jagoan Hosting bisa sustain seperti sekarang,” ujarnya.
Selanjutnya, Danton juga memberi pembelajaran langsung untuk membuat Business Model Canvas (BMC). Jika dipelajari dengan benar maka akan lebih powerful dalam menjalankan bisnis.
“Mengisi BMC bisa dimana saja. Bisa dari channel dulu, activities dulu, value dulu, key partner dulu, atau resources dulu. Tidak penting benar atau salah isi BMC, yang penting tahu apa tujuannya. Jangan asal isi,” ujarnya.
Di samping itu, dalam membangun bisnis perlu l pandai membuat atraksi yang mampu menarik target marketnya. Sebagai contoh, dalam booth mahasiswa di kegiatan tersebut, ada yang tak pernah sepi pengunjung karena ada atraksi fotografi.
“Ini menarik untuk menggaet target market. Sedikit berbeda lebih baik dari sedikit lebih baik,” ungkap pria yang juga jadi penggiat startup sejak tahun 2015 itu.
Untuk itu, ia berpesan kepada anak muda, utamanya gen-z yang ingin membangun usaha agar tak mudah menyerah, memperkuat motivasi diri dan tak malas untuk belajar.

“Ilmu basic tidak akan tergantikan dengan yang baru, malah akan menjadi relevan dan lebih lengkap dengan ilmu baru,” tandas dia.
Sementara itu, Kepala Entrepreneurship and Small Medium Enterprise Development (ESME) Laboratory, Ni Gusti Made Rai, S.Psi, M.Psc berharap, mahasiswa bisa mendapatkan dorongan dan inspirasi saat ingin terjun ke dunia wirausaha.
“Saya harap kalian selalu memiliki tekad yang kuat, kreativitas tanpa batas, dan keberanian untuk mengambil risiko yang terukur. Jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang. Semoga menjadi pengusaha yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain mengisi kegiatan Kick Off, Beon Intermedia juga memberikan mentoring dalam Summer Bootcamp tersebut. Ada tiga materi yang diberikan, yaitu Mastering The Basic of Digital Marketing, Unlocking The Secrets of SEO dan Crafting Compelling Content and Effective Ads.
Tak hanya di Surabaya, Jagoan Hosting juga mendapat kesempatan untuk mengisi kegiatan bersama TDA Gresik bertajuk ‘Taktik Pasang Iklan Langsung Cuan,’ pada Minggu, 30 Juni 2024. Para pengusaha akan diajarkan praktek langsung untuk membuat iklan mudah melalui platform meta Ads. [dan/aje]






