Surabaya (beritajatim.com) – ITS Surabaya menjadi tuan rumah pertemuan nasional Forum Majelis Wali Amanat (MWA) PTN-BH 2024. Di situ, dibahas RPP RI tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan serah terima jabatan Ketua Forum MWA PTN-BH dari ITB ke ITS.
Ketua Forum MWA PTN-BH periode 2024 – 2025 Prof Mohammad Nuh menekankan pentingnya menyusun RPP RI secara detail dan berkala, serta mendorong adopsi tradisi akademik dalam proses tersebut. “Dalam penyusunannya, tidak bisa serta merta ditolak atau diterima tetapi perlu didetailkan dan dikaji berkala,” ujar Nuh, Rabu (1/5/2024).
Pertemuan ini menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, termasuk pembahasan mengenai pendidikan jarak jauh pasca-pandemi. “ITS sebagai tuan rumah dan ketua forum yang baru, menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan melaksanakan setiap inisiatif yang disepakati bersama demi kemajuan bangsa dan negara,” kata Nuh.
Setelah forum, lanjut dia, juga akan dibentuk tim kecil untuk melanjutkan pembahasan dan meningkatkan pengelolaan PTN-BH.
Serah terima jabatan dan pemilihan Wakil Ketua MWA PTN-BH juga dilakukan dalam acara ini. Prof Mohamad Nasir dari Universitas Diponegoro (Undip) ditunjuk sebagai Wakil Ketua MWA PTN-BH periode 2024 – 2025.
Nuh juga memberikan semangat kepada setiap PTN-BH untuk selalu optimistis dalam menyibak setiap persoalan yang ada. Menjadi tantangan bagi setiap PTN-BH untuk mengefisiensikan segala resources agar menciptakan terobosan bagi perguruan tingginya. “Untuk itu, harus dapat membaca segala peluang dan mengubah pola pikir secara eksponensial,” pesannya. [ipl/kun]






