Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memastikan Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan (Program Merata) Tahun 2026 berjalan secara efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kota Kediri guna mendorong pemberdayaan masyarakat serta pembangunan infrastruktur berkualitas.
Kepastian tersebut disampaikan dalam sosialisasi Program Merata yang diselenggarakan di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan pemahaman seluruh perangkat daerah mengenai arah pembangunan di tingkat kelurahan. Agenda sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Tenaga Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga Dony Kurniawan serta Inspektur Pembantu II Moch. Syaifudin.
Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menuturkan bahwa langkah sosialisasi dan evaluasi sangat penting untuk menjamin kualitas program agar lebih baik daripada tahun sebelumnya. Implementasi di lapangan harus merujuk ketat pada regulasi yang telah ditetapkan.
“Tadi juga sudah saya sampaikan bahwa program ini tolong bukan hanya dipahami, tetapi bisa dilaksanakan sesuai dengan Perwali Nomor 21 Tahun 2025. Program Merata ini tujuannya untuk pemberdayaan maupun pembangunan di lingkungan kelurahan, baik berkaitan dengan drainase, sumur resapan, kantor kelurahan, ataupun sekolah-sekolah yang ada di lingkungan kelurahan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil usulan Musrenbang, prioritas utama Program Merata tahun ini masih berfokus pada pemenuhan sarana prasarana pendidikan serta langkah mitigasi banjir melalui pembangunan drainase dan sumur resapan air.
Pemerintah Kota Kediri berkomitmen memastikan seluruh sarana fisik tersebut dalam kondisi prima untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga di setiap lingkungan kelurahan.
“Sehingga tahun ini untuk Program Merata, insya Allah kita akan dorong di bidang pendidikan, prioritas bidang pendidikan maupun untuk sarana prasarana umum,” jelasnya.
Dari sisi akuntabilitas, Mbak Wali memberikan instruksi tegas kepada jajaran OPD, Camat, hingga Lurah agar penggunaan anggaran dilakukan secara efisien. Kualitas hasil pembangunan menjadi indikator utama keberhasilan program ini di mata publik.
“Jangan sampai nanti ada pembangunan yang gagal ataupun ada masyarakat yang tidak merasakan manfaat dari Program Merata,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, jajaran Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, serta seluruh Camat dan Lurah se-Kota Kediri. Hadir pula pejabat kecamatan pengampu pemberdayaan masyarakat serta kepala seksi terkait dari tingkat kelurahan. [nm/but]






