Pamekasan (beritajatim.com) – Fokus dan konsisten menjadi salah satu kunci sukses Madura United FC berhasil menambah 3 poin penuh kala bertandang ke markas PSIS Semarang, di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (16/3/2025) malam.
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab mengalahkan tuan rumah PSIS Semarang, dengan skor tipis 1-2 pada laga pekan ke-26 Liga 1. Sepasang gol Madura United masing-masing dicetak Pedro Monteiro (18′) dan Andi Irfan (90’+4′), sementara sebiji gol PSIS dicetak Gustavo Zousa (57′).
“Kami tahu perundingan ini sangat penting, karena kedua tim sama-sama memiliki ambisi untuk meraih 3 poin guna menjaga asa terhindar dari zona degradasi,” kata Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera.
Memang pada laga tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sempat tampil dominan sepanjang pertandingan khususnya pada 45′ menit interval pertama. Namun hal tersebut sempat sulit ketika terjadi insiden pada pertengahan babak kedua.
“Pada babak pertama kami mengontrol (mendominasi) pertandingan, tapi insiden di babak kedua sempat mengganggu. Namun kami tetap fokus dan bisa menang (mengumpulkan 3 poin),” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan bek Madura United FC, Muhammad Taufik Hidayat yang mengaku sangat emosional menghadapi tim yang sempat dibelanya, terlebih kedua tim sama-sama memiliki ambisi memenangkan pertandingan.
“Pertandingan sangat seru, karena kami sama-sama bersaing di papan bawah. Bagaimanapun PSIS adalah rumah pertama, tapi kami harus profesional dengan tim saat ini. Dan kami berharap PSIS bisa keluar dari situasi sulit ini,” pungkasnya. [pin/but]






