Malang (beritajatim.com) – Sebelum pelaksanaan kegiatan baiat muslim Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK Unisma melangsungkan kegiatan penguatan karakter dokter muslim dan tracer study. Acara tersebut berlangsung di gedung FK Unisma. .
Dekan FK Unisma, dr Rahma Triliana MKes PhD, menjelaskan jika kegiatan ini bertujuan untuk membekali dan mengingatkan kembali tugas yang harus diemban oleh seorang dokter setelah lulus dan menjadi alumni FK Unisma.
“Acara ini benar-benar akan menguatkan karakter calon lulusan FK Unisma menjadi dokter yang berakhlakul karimah dan memberikan maslahat untuk umat. Itulah visi dan misi Unisma yaitu mendidik dokter yang berakhlakul karimah dan bermaslahat untuk umat,” terang Rahma Triliana, Kamis (13/10/2022).
Dia menekankan bagi calon alumni FK Unisma agar memberi kebermanfaatan pada manusia lain, dan sekitar. Alumni FK Unisma harus berdampak pada masyarakat di sekitarnya.
Dia berharap kelak mereka siap menjadi dokter muslim yang bermanfaat bagi semua lapisan. “Bisa menjadi manusia yang memanusiakan manusia yaitu menjadi dokter yang tidak memandang status sosial dan memberi pelayanan yang terbaik,” jelas dokter Rahma Triliana.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unisma”]
“Jangan hanya jadi dokter yang dokter saja. Tapi harus menjadi sesuatu yang memberikan makna, dan memiliki sesuatu. Karena itu penguatan dokter muslim sudah jadi tradisi, ini sudah jadi yang kelima. Membaiat saja tidak cukup,” tuturnya lebih lanjut.
dr Rahma Triliana mengajak mahasiswa untuk ingat 4 pilar yang dipesankan Kiai Tholhah. “Ingat pesan Kiai Tholhah ada 4 kriteria yang diharapkan dari lulusan FK Unisma. Pertama yaitu harus profesional. Kedua, beliau berharap lulusan FK Unisma memiliki moral yang jelas, yaitu dengan akhlakul karimah. Ketiga, menjadi orang yang religiusitas, yang berbentuk dalam ritual keagamaan. Keempat, bersifat moderat, kuat beragama tapi tidak untuk menekan orang lain,” terangnya menutup.
Ada dua pemateri yang dihadirkan dalam acara ini. Pertama, Pinastika Prajna Paramitha SH MIL, menyampaikan tentang materi Tracer study. Dia dari Lembaga Pengembangan dan Relevansi Pendidikan Universitas Islam Malang. Sementara itu, pemateri yang kedua tentang penguatan karakter dokter muslim disampaikan oleh dr. Arif Alamsyah Nasution, MARS.(dan/ted)






