Surabaya (beritajatim.com) – Seorang mahasiswa Universitas Cendrawasih (Uncen) sukses menyabet penghargaan Affirmation Honorable Mention pada Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA). Mahasiswa bernama Eva Fidellia itu menorehkan prestasi di bidang Fisika.
Ajang berskala nasional yang digelar di Universitas Airlangga (Unair) kali ini menghadirkan kategori afirmasi. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) menetapkan kategori baru untuk memperluas jangkauan prestasi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen terhadap pemerataan kesempatan berprestasi di ajang ONMIPA,” ujar Penanggung Jawab Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Belmawa, Yulita Priyoningsih, ditulis Jumat (12/6/2026).
Langkah pemerataan tersebut direalisasikan melalui gelar Affirmation Honorable Mention. Penghargaan spesifik ini menyasar tiga cabang ilmu pasti dalam olimpiade sains antarmahasiswa tersebut.
“Untuk itu, Belmawa menghadirkan kategori penghargaan baru ini yang secara khusus diberikan pada bidang biologi, fisika, dan kimia,” tambah Yulita.
Perjalanan Eva menuju podium kemenangan tidak berjalan mulus. Mahasiswa asal wilayah Timur Indonesia ini harus beradaptasi keras dengan perbedaan waktu, hingga mengganggu pola istirahatnya.
“Kesulitan saya selama ikut kompetisi ini adalah menyesuaikan jam biologis. Kami harus beradaptasi dan terus belajar sampai pagi, itu yang paling terasa berat,” kata Eva.
Kurangnya waktu istirahat memicu masalah kesehatan. Eva terserang asam lambung serta kelelahan akut, sehingga memaksanya berulang kali mendapat penanganan medis di tengah jalannya ujian.
“Kemarin kondisi fisik saya sempat drop. Saya sampai harus dibawa ke ruang medis beberapa kali, jadi ujiannya agak terganggu,” ungkap mahasiswa perwakilan Uncen tersebut.
Kondisi fisiknya yang melemah sempat membuat Eva pesimistis. Ia mengaku tidak mematok target tinggi untuk membawa pulang medali dari ajang bergengsi tersebut.
“Karena saya sudah keluar masuk ruang medis beberapa hari, saya sudah tidak berharap lagi. Mungkin belum rezeki, tapi tidak apa-apa,” tuturnya.
Kerja kerasnya ternyata membuahkan hasil di luar dugaan. Namanya masuk dalam daftar penerima penghargaan khusus bidang Fisika, dan menjadikan pengalaman perdana ini sangat membekas.
“Meskipun rintangannya banyak sekali, pengalamannya sangat seru. Ini kompetisi pertama saya di tingkat nasional, rasanya luar biasa dan sangat bahagia selama di sini,” pungkasnya. [ipl/suf]






