Surakarta (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menyiapkan berbagai skenario untuk menyambut laga perebutan peringkat ketiga dan final Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung pada 1 dan 2 Desember 2023. Salah satunya dengan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin).
Beberapa hari lalu, sebelum bergulirnya dua laga di babak semifinal, pihak PSSI memastikan bahwa tiket pertandingan final sudah habis. Dengan demikian, dipastikan Stadion Manahan akan full house.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta telah menata rekayasa lalu lintas, mengatur kantong parkir kendaraan bermotor, hingga operasional shuttle bus yang disediakan untuk para penonton menuju Stadion Manahan.
Ari Wibowo, Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surakarta menjelaskan, upaya maksimal dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan bagi penonton.
“Ada delapan traffic light terdekat. Kami memiliki central control room yang terpantau CCTV. Lampu lalu lintas ini bisa kami intervensi untuk kelancaran lalu lintas,” katanya.
“Kami juga memantau perjalanan atlet, wasit hingga ofisial FIFA dari beberapa hotel menuju Stadion Manahan. Dengan demikian kelancaran dan kenyamanan perlu kami utamakan. Saat mereka mendekat, traffic light akan langsung kami hijaukan, sehingga mereka tidak terhambat,” imbuhnya.
Tak hanya itu saja, Dishub Surakarta akan menerjunkan petugas di sejumlah lokasi yang terdampak kepadatan maupun titik-titik penyeberangan jalan. Terutama yang menjadi titik konsentrasi penonton di area Stadion Manahan. (Faw/Aje)






