Bilbao (beritajatim.com) – Kiprah Tottenham Hotspur dan Manchester United di Premier League musim ini sama-sama menyedihkan. Spurs mengakhiri musim di posisi ke-17, sementara United hanya satu strip lebih baik di peringkat 16—catatan terburuk sepanjang sejarah Premier League sejak edisi perdana 1992–1993.
Kendati demikian, kedua tim masih memiliki satu kesempatan untuk menyelamatkan wajah mereka. Spurs dan United akan saling berhadapan dalam final Liga Europa yang digelar di Stadio San Mames, Bilbao, Kamis (20/5/2025) dini hari WIB.
“Kami akan menghadapi tim dengan karakter dan kualitas hebat yang telah kami kenal. Final kali ini bakal menjadi laga yang sangat bagus. Sebab, dua tim akan habis-habisan,” ujar pelatih Manchester United, Ruben Amorim, seperti dilansir BBC.
Trofi Liga Europa bukan sekadar pelipur lara atas kegagalan total di liga domestik. Gelar ini juga menjadi satu-satunya jalan bagi kedua tim untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Artinya, siapa pun yang kalah akan menyandang status pecundang sejati musim ini—tanpa gelar, gagal di liga, dan absen di kompetisi Eropa musim depan, yang berarti kehilangan potensi pemasukan finansial dalam jumlah besar.
Manchester United juga tengah memburu Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers dengan nilai transfer mencapai GBP62,5 juta (sekitar Rp1,37 triliun). Kemenangan di Liga Europa dan jatah Liga Champions akan sangat krusial demi kelangsungan saga transfer tersebut.
Sementara itu, Tottenham juga akan melakukan revolusi besar-besaran di skuad mereka. Pelatih Ange Postecoglou dipastikan akan didepak, dan pelatih baru diyakini akan membawa banyak perubahan, termasuk perekrutan pemain anyar.
“Tidak mudah menjalani musim ini jika banyak pemain absen karena cedera. Dengan semua perjuangan yang telah kami lakukan, semoga semuanya terbayar di final ini,” kata Postecoglou kepada Football London.
Perkiraan Susunan Pemain:
Tottenham Hotspur (4-3-3):
1-Vicario (g); 23-Porro, 17-Romero, 37-De Ven, 13-Udogie; 29-Sarr, 8-Bissouma, 30-Bentancur; 22-Johnson, 19-Solanke, 7-Son (c)
Pelatih: Ange Postecoglou
Manchester United (3-4-2-1):
24-Onana (g); 2-Lindelof, 5-Maguire, 15-Yoro; 3-Mazraoui, 25-Ugarte, 18-Casemiro, 13-Dorgu; 16-Diallo, 8-Fernandes (c); 9-Hojlund
Pelatih: Ruben Amorim






