Sampang (beritajatim.com) – Film berjudul ‘Vina Sebelum 7 Hari’ masih diminati oleh kaum remaja di kawasan Kabupaten Sampang, Madura. Film horor yang diangkat dari kisah nyata kasus pembunuhan sepasang kekasih Vina dan Eki tersebut hanya bisa dicari melalui aplikasi youtube karena di Sampang sendiri tidak ada gedung bioskop.
“Kami hanya bisa melihat melalui online bukan film aslinya seperti di gedung bioskop, meskipun gambarnya buram, tidak masalah yang penting kita bisa mengobati rasa penasaran kami untuk bisa melihat film horor Vina Sebelum 7 Hari,” ucap Yanti salah satu remaja di Sampang, Jumat (4/7/2024).
Terpisah menurut Maya teman Yanti juga mengaku puas bisa menonton film horor yang telah disaksikan oleh jutaan ribu warga tersebut. Sebab, film yang diangkat dari kisah nyata dan menceritakan gank motor, pergaulan remaja hingga asmara itu sampai saat ini masih trending topic. Apalagi pengungkapan kasusnya juga terus berjalan hingga viral di Tiktok.
“Kita mengikuti informasinya melalui Tiktok, meskipun kejadianya di Cirebon tapi kasus pembunuhan sepasang kekasih itu menarik untuk diikuti dan dijadikan pelajaran untuk bergaul,” ujarnya.
Sekadar diketahui, pengungkapan kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi delapan tahun silam itu sampai saat ini juga masih menyita perhatian publik terutama penguna aplikasi Tiktok. Sebab, banyak fakta-fakta baru bermunculan.
“Menarik untuk diikuti karena sampai saat ini warga penasaran siapa pelaku utamanya,” kata H. Samsul warga Sampang. [sar/but]






