Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menjadi tuan rumah International Conference KRA X 2023. Konferensi yang merupakan kerjasama antara Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) dengan FEB ini akan digelar pada 26-27 Juli 2023 mendatang.
Tema yang diusung dalam acara ini adalah ‘Accounting Innovation For Global Welfare : a Blessing to The Universe’. Tema ini untuk mendorong akuntan beradaptasi pada perkembangan zaman.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana S.E, M.Sim., saat rapat koordinasi di gedung yayasan Unisma mengapresiasi kepercayaan IAI KAPd dan seluruh akuntan yang di Jawa Timur sudah memilih FEB Unisma sebagai penyelenggara ajang bergengsi di kalangan ikatan akuntan Indonesia ini. Apalagi pada KRA X menjadi awal mula KRA menggelar konferensi berlevel internasional.
“Alhamdulillah kami dipercaya sebagai host. Ini merupakan tantangan bagi kami, mudah -mudahan dengan pengalaman kami yang setiap tahun menggelar international conference dapat mengemban amanah dengan baik. Insyaallah dukungan dari seluruh co host yang saling bahu membahu mensukseskan acara ini sangat penting, apalagi kegiatan ini berlangsung secara hybrid,” tutur Diana, Senin (17/6/2023).
BACA JUGA:
Mahasiswa FEB Unisma Raih Juara 1 Lomba Esai Nasional
Menurutnya konferensi ini sangat diminati oleh peserta dari dalam maupun luar negeri. Terhitung keynotes speaker, paralel speaker, partisipan berasal dari sekitar delapan negara. Mereka akan mengikuti semua rangkaian kegiatan mulai konferensi, seminar, community service, forum kepala jurusan, dan lain lain.

“Semua peneliti international conference KRA XI ini sangat tertarik dengan keterbaruan tema konferensi, mengingat pandemi yang sempat melanda dunia. Itu berpengaruh pada perekonomian dunia. Oleh sebab itu butuh inovasi bidang akuntansi dan keuangan untuk mendukung agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) sebagai kesepakatan mewujudkan kesejahteraan manusia global,” kata Diana.
Sementara itu, Ketua IAI KAPd, Prof. Dr. Dian Agustya S.E, M.Si, Akt, CA, mengatakan bahwa Lembaga Akreditasi Mandiri EMBA (LAMEMBA) sebagai lembaga yang menaungi pendidikan tinggi akuntansi menuntut program studi berdaya saing internasional dan unggul. Oleh sebab itu, semua aktivitas tridharma harus berlevel internasional.
“Untuk itu kami berharap semua committee menyadari rangkaian kegiatan ini dapat mengemas semuanya berlevel internasional dengan melibatkan peserta, presenter maupun speaker dari 8 negara,” ucap Prof.Dian yang juga menjabat sebagai ketua majelis tinggi LAMEMBA dan Dekan FEB Universitas Airlangga Surabaya.
BACA JUGA:
FEB Unisma Canangkan Literasi Keuangan dan Inklusi Pasar Modal
Prof Dian berharap adanya kontribusi peneliti akuntansi berupa ide, insight, gagasan, hasil penelitian, inovasi di bidang akuntansi dan keuangan. Hasil itu berperan penting mewujudkan kesejahteraan global dengan memastikan sumber daya alam dan sumber daya manusia diterapkan secara efektif, efisien, transparan, dipertanggungjawabkan, dan berkelanjutan.
Adapun International Conference KRA X ini akan mengupas inovasi penelitian di berbagai bidang. Antara lain, Financial Accounting and Capital Market (AKPM), Management and Behavioral Accounting (AKMP), Information System, Auditing and Professional Ethics (SIAEP), Taxation (PPJK), Sharia Accounting (AKSR), Accounting Education (PAK).
Selain itu, ada juga bidang Good Corporate Governance & Sustainability Reporting (CG), Information System and Auditing (ASPSIA) dan Good Governance (ASPGG). Manuskrip peserta yang masuk akan melalui proses blind review, selanjutnya paper yang lolos diumumkan untuk dipresentasikan tanggal 26 dan 27 Juli 2023 mendatang. [dan/beq]






