Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) melangsungkan pendidikan Etika Pengembangan (EPD) pada semester gasal tahun akademik 2023. Acara ini berlangsung di Hall K.H Abdurrahman Wahid lantai 7 dengan diikuti mahasiswa yang masuk dalam generasi z (gen z).
Dekan FEB Unisma Nur Diana SE, MSI CBV CERA mengatakan bahwa pendidikan EPD ini sangat penting bagi gen Z yang saat ini sedang menjalani program akhir di jurusan manajemen, akuntansi dan perbankan syariah FEB Unisma. Terutama penting untuk mempersiapkan diri pada lingkungan yang baru.
“Menyadari mereka sebagai makhluk sosial yang akan selalu berinteraksi dengan orang lain maka berinteraksi itu diperlukan nilai yang digunakan sebagai pegangan bersikap dan bertindak yaitu etika. Etika membantu seseorang mudah diterima dalam pergaulan dimanapun dan kapanpun berada khususnya di dunia kerja,” ujar Diana melalui keterangan tertulis, Jumat (2/2/2024).
Diana menekankan, mata kuliah EPD sudah berlangsung sejak 2004. Agenda ini sangat membantu lulusan FEB Unisma untuk adaptif dan agile pada kebutuhan sumberdaya manusia sesuai kebutuhan industri.
“Dengan ini pengembangan diri mahasiswa ditingkatkan kualitas dan kapasitas diri mereka, baik bidang pribadi maupun profesional. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan individu agar dapat mencapai tujuan hidup yang lebih baik dan sukses,” ujar Dekan.
Menurut Dekan, kondisi lingkungan yang uncertainty mengharuskan gen Z khususnya calon lulusan FEB Unisma harus dibekali meta skill. Meta skill ini agar untuk mampu bertahan dan beradaptasi.
Banyak hal harus dikuasai seperti kemampuan problem solving dan berpikir kritis untuk memecahkan problem. Perlu juga learning to learn agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Lulusan kami dibekali emotional intelligence dalam mendorong kolaborasi dan networking. Kreativitas dan Inovasi dapat melahirkan ide baru dan mengimplementasikan di tempat kerja serta adaptasi dan fleksibel terhadap perkembangan teknologi, lingkungan bisnis serba dinamis dan tidak pasti,” ungkap Dekan asli Malang ini.
Dia berharap, output lulusan FEB Unisma memiliki tiga ciri yang harus dituju yaitu inovatif, character dan super smart. Oleh sebab itu, untuk mencapai ketiganya FEB Unisma sebagai salah satu fakultas yang diminati Masyarakat melakukan terobosan agar lulusan siap bersaing di dunia industri 4.0.
Sementara itu, rangkaian EPD meliputi studium general personal development bertema ‘Kenali Diri, Lejitkan Potensi dan Raih Prestasni’ dengan narasumber Dr. Umi Dayati (Pakar Kepribadian) dan Risa Rahmawati SPsi, MPsi. Kedua narasumber itu mengapresiasi program FEB Unisma terdepan dengan mempersiapkan calon lulusan dengan memberikan materi etika pengembangan diri dan psikotes.
“Kami sudah berkeliling banyak kampus, ternyata program unggulan ini banyak dibenchmark oleh beberapa kampus, Kalian sebagai mahasiswa wajib berterima kasih kepada FEB UNISMA yang selalu tanggap akan kebutuhan materi ini dan telah mempersiapkan sejak dini bagi lulusannya” ungkap Umi Dayati.
Umi Dayati menekankan pentingnya menentukan passion seseorang agar dengan melihat atau mempelajari materi yang paling disukai. Menurutnya, investasi paling menguntungkan adalah ilmu yang bermanfaat.

“Hal yang paling penting dalam peningkatan karier seseorang adalah dengan memiliki rasa percaya diri, selalu berpikir kritis, inovatif dan mampu menjalin networking,” ungkap Umi.
Sementara itu, Risa Rahmawati MPsi yang seorang psikolog di BUMN ternama banyak memberikan masukan untuk menghadapi psikotes. Rangkaian EPD juga meliputi berbagai hal ada persiapan psikotes, personal branding, menghadapi wawancara, self improvement, dan mental health dalam lingkungan kerja, service excellent, etika kerja, etika busana kerja.
Ada juga materi job interview, psychotest, komunikasi efektif di dunia kerja, etika komunikasi, leadership, entrepreneurship dan public speaking. Program dikemas dalam bentuk deminar, workshop, ujian psychotest, job interview practice , dimana semua narasumber adalah para pakar kepribadian, psikolog, praktisi BUMN ternama, praktisi yang expert di bidang Human Resource Development.
Materi dikemas menarik yang sangat berbeda dengan pembelajaran di kelas. Materi berkaitan dengan hal yang perlu dikuasai dan dipersiapkan dalam memasuki dunia kerja dan cara lulusan mahasiswa FEB Unisma untuk mencapai kesuksesan karir di masa depan nantinya. [dan/but]






