Valencia (beritajatim.com) – Kunci utama kesuksesan FC Barcelona juara LaLiga musim lalu adalah kerap memenangi laga via remontada alias epic comeback. Bukan sekadar dramatis. Melainkan menang setelah tertinggal dua gol. Dan, tren itu sangat mungkin berlanjut musim ini.
Indikatornya terlihat ketika FCB mengalahkan Levante 3-2 pada jornada kedua dini hari tadi. Blaugrana tertinggal 0-2 di babak pertama lebih dulu via Ivan Romero (15′) dan Luis Morales (45′).
FCB mengamuk pada babak kedua di laga yang dimainkan di Estadi Ciutat de Valencia itu. Mereka mencetak tiga gol melalui Pedri (49′), Ferran Torres (52′), dan bunuh diri Unai Elgezabal (90+1′).
“Aku sangat bangga kepada tim ini. Kami selalu yakin bisa melakukan hal hebat. Termasuk comeback,” ujar entrenador FCB Hans-Dieter Flick dikutip Mundo Deportivo.
Ada tiga kemenangan FCB yang didapat via remontada musim lalu. Dan, semuanya terjadi di 2025. Yakni ketika menang 4-3 di El Clasico (12/5), 4-3 vs Celta Vigo (20/4), dan 4-2 vs Atletico Madrid (17/3). Tiga kemenangan dramatis itu diraih FCB usai sempat tertinggal dua gol.
Tetapi, kemenangan dini hari tadi lebih fenomenal. Sebab, ini kali pertama dalam abad ke-21 FCB bisa memenangi laga di LaLiga setelah tertinggal 0-2 pada babak pertama.
“Dia (Flick, Red) selalu mengatakan bahwa karakter permainan harus selalu ditunjukkan terutama dalam keadaan tertinggal. Mental pemenang adalah kuncinya,” ucap Ferran.
Dengan enam poin, FCB nyaman di LaLiga. Pekan lalu mereka mengalahkan RCD Mallorca 3-0. Di jornada ketiga, FCB akan menghadapi Rayo Vallecano (1/9). (dio)






