Surabaya (beritajatim.com) – Perkembangan lalu lintas seluler baik itu perangkat seperti ponsel pintar ataupun internet telah cukup pesat sejak era tahun 2000an. Pada rentang tahun 2019 hingga tahun 2021 saja, baik produksi smartphone juga konsumsi internet dari masyarakat di seluruh dunia cenderung meningkat drastis.
Terlebih lagi setelah adanya pandemi Covid-19 yang membuat penggunaan internet kian meningkat. Bisa dipastikan dalam kurun waktu 10 tahun ke depan saja, masyarakat akan semakin dimanjakan oleh kemajuan sistem teknologi dan komunikasi. Selain fakta itu ada fakta lain yang perlu diketahui perihal lalu lintas seluler.
Di Amerika Serikat, lalu lintas daring mencapai 47%
Perangkat seluler seperti smartphone telah mendominasi lalu lintas internet global. Bahkan, di Amerika Serikat hampir 47% dari semua lalu lintas online berasal dari perangkat smartphone. Sebab, sebagian perusahaan sudah mulai beralih dari internet desktop (komputer) menuju aplikasi seluler seperti Playstore dan Appstore yang lebih mudah diunduh lewat smartphone.
Pertumbuhan internet mencapai 50% sejak pandemi covid-19
Sebagaimana dilansir dari situs Ericsson.com, penggunaan jaringan data seluler (internet) dari kuartal ke-3 2019 hingga kuartal ke-4 2020 tumbuh sangat cepat hingga 50%. Padahal biasanya, pertumbuhan rata-rata jaringan data seluler dari kuartal ke kuartal lain hanya 10% saja. Pertumbuhan yang pesat tersebut salah satunya disebabkan kebijakan lockdown dan pandemi covid-19 di seluruh dunia.
Perangkat seluler punya pangsa pasar hingga 57% di seluruh dunia
Jika dibanding dengan perangkat desktop yang cenderung lambat tapi tetap stabil. Perangkat seluler cenderung terus tumbuh secara signifikan dan menguasai pangsa pasar dunia sebesar 57%. Hal tersebut tidak terlepas dari begitu banyak perusahaan yang memproduksi perangkat seluler demi mendapat keuntungan dari konsumen.
Jaringan 5G akan menguasai sekitar 54% internet dunia
Berdasarkan perkiraan dari situs statcounter.com, jaringan 5G pada tahun 2026 akan tumbuh semakin besar dan cepat daripada jaringan 4G. Pada tahun tersebut, sebesar 54% semua data seluler di seluruh dunia akan berasal dari jaringan 5G.
WhatsApp telah memiliki 2 Miliar pengguna di seluruh dunia
Pada Januari 2021, ada data yang mencatat bahwa aplikasi WhatsApp yang merupakan anak perusahaan milik milik Facebook (sekarang Meta) telah memiliki jumlah pengguna yang fantastis. Angka sebesar 2 miliar pengguna di seluruh dunia diperoleh dari hasil penjajakan tersebut. Perhitungan ini berdasarkan pengguna aktif per bulan dari WhatsApp.
Tidak banyak yang tahu, beberapa fakta itu membuktikan pesatnya perkembanga teknologi sejak tahun 2000an. [dan/tur]






