Surabaya (beritajatim.com) – Agus Yulianto atau lebih dikenal sebagai Ki Joko Bodo dikabarkan meninggal pada Selasa pagi (22/11/2022). Hal ini pun sontak membuat masyarakat Indonesia merasa cukup kehilangan. Terlebih pribadinya yang tampak sederhana dan menyenangkan.
Pria kelahiran 1964 di Singaraja, Bali, ini meninggal pada usia 58 tahun. Hal ini dikonfirmasi oleh putrinya yang bernama Ayda Prasastis.
Adapun beberapa fakta tentang Ki Joko Bodo yang membuatnya cukup dikenal masyarakat, di antaranya :
Mantan paranormal
Awal memasuki dunia hiburan, Ki Joko Bodo membawakan karakter kesehariannya, yakni sebagai paranormal. Di mana dirinya kerap menangani permasalahan ekonomi, bisnis, dan nasib. Tak jarang juga Agus diminta untuk meramalkan perihal apa yang akan terjadi di tahun depan.
Saat itu, dengan ciri khas rambut gondrong, berkumis tipis, serta berjenggot, membuat karakternya semakin dikenal masyarakat. Namun beberapa tahun lalu, dirinya memutuskan untuk meninggalkan profesi tersebut. Ia pun akhirnya memutuskan untuk mencukurnya dan tampil dengan style baru.
[berita-terkait number=”5″ tag=”profil”]
Pemeran Film atau Aktor
Pada tahun 2007, Agus juga sempat mencoba peruntungannya di dunia peran. Dalam film horor, “Terowongan Casablanka”, ia berperan sebagai Sangaji. Di mana dirinya berperan menjadi seorang dukun yang membantu Refa saat diteror mantan kekasihnya yang telah mati dibunuh.
Selain itu, Ki Joko Bodo juga turut membintangi beberapa film lain bergenre horor, seperti “Jeritan Danau Terlarang” (2013) hingga “Taman Langsat Mayestik” (2014).
Pengisi suara film animasi Si Juki
Selain beradu akting, Ki Joko Bodo juga sempat turut menjadi pengisi suara dalam film Animasi Si Juki (2017). Di sana ia dipercaya mengisi suasa karakter Mbah Gendeng.
Ia pun merasa sangat senang bisa turut andil dalam animasi tersebut. Bahkan, ia juga sempat mengaku tidak merasa kesulitan saat menghafal naskah.
Pemain Band
Siapa sangka sosoknya yang cukup sangar dengan embel-embel paranormal saat itu, justru memutuskan untuk memilih membantuk sebuah band. Grup band yang terdiri dari tiga anggota, yakni Ki Joko Bodo, Ki Joko Wasis, dan Ki Joko Yono, tersebut diberi nama 3 Mantra. Di mana nama tersebut merupakan singkatan dari ‘tiga manusia tradisional’. Band tersebut juga sempat merilis single pada tahun 2011 dengan tajuk Kadukuniku. (fyi/nap)






