Banyuwangi (beritajatim.com) – Pembelian solar bersubsidi menggunaka QR Code sudah mulai dilakukan Pertamina sejak 1 Desember 2022 lalu dirasakan sejumlah sopir truk hingga bus sangat bermanfaat.
Sopir bus, Faisal (50) mengaku, tidak ada kendala dalam pembelian solar bersubdisi menggunakan QR Code. Dirinya tak pernah menemukan kondisi erornya sistem jaringan barcode apalagi sampai tak bisa dilayani.
“Sudah lama, selama ini belum ada kendala. Aman saya tidak punya keluhan apapun selama bawa barcode buat mengisi solar,” katanya.
Ia membawa bus dari Banyuwangi dengan tujuan ke Jakarta dan biasa membeli solar bersubsidi sebanyak 200 liter. Dalam pembeliannya ia menggunakan QR Code. Dan tidak ada kendala dalam penggunaan QR Code.
Penerapan QR Code subsidi tepat di Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar bukan tanpa alasan, utamanya karena penyediaan solar dibatasi oleh pemerintah.
Selain itu ada disparitas harga yang tinggi antara solar subsidi dan non-subsidi. Sehingga dihadirkan QR Code sebagai salah satu upaya untuk melakukan verifikasi data penerima, termasuk verifikasi penggunaan QR Code sesuai dengan data kendaraan yang mengisi solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Meski sudah 1,5 tahun berjalan, namun sopir para pengguna QR Code mengaku beberapa kali sempat gangguan sistem jaringan,’ ujar tambah sopir pick up, Bagus (40) asal Kabupaten Mojokerto saat melakukan pengisian BBM jenis solar bersubsidi di SPBU By Pass Kota Mojokerto.
“Beberapa kali memang saya menemukan gangguan sistem tapi masih bisa beli. Yang penting resiko penimbunan karena pembelian banyak oleh oknum tak bertanggungjawab. harapannya ya agar sistemnya diperbarui lagi agar tidak sering terjadi gangguan,” ungkap sopir pick up ini.
Didasarkan pada penerapan QR Code pada konsumen Solar dirasa banyak diterima positif oleh masyarakat, Pertamina Patra Niaga berencana memperluas penerapan penggunaan QR Code untuk Pertalite Subsidi. Terkait hal tersebut, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengaku telah menerima informasi tersebut dan menyatakan dukungannya agar Subsidi tepat sasaran.
Adhy Karyono mengajak warga Jatim yang memiliki kendaraan roda 4 segera mendaftarkan diri ke My Pertamina.
“Silahkan mendaftarkan kendaraan roda 4 yang dimiliki untuk bisa mendapatkan layanan Subsidi Tepat Pertalite,” ajaknya.
Dengan program ini pemilik roda empat harus menggunakan kode QR untuk pembelian Pertalite. Untuk mendaftar pemilik roda empat bisa melalui subsiditepat.mypertamina.id.
Program Subsidi Tepat Pertalite sementara ini hanya berlaku untuk pemilik roda empat. Roda dua masih bebas membeli pertalite seperti biasa tanpa kode QR Code. (ted)






