Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan pohon yang berada di Jalan Gajahmada Ponorogo mulai dilakukan penebangan. Penebangan pohon yang sudah berumur lebih dari 15 tahun ini, merupakan tindak lanjut dari rencana faceoff pedestrian di jalan tersebut. Ya, trotoar di Jalan Gajahmada ini, akan dilebarkan layaknya trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto, Urip Sumoharjo dan Jenderal Sudirman.
Penebangan terhadap pohon jenis Glodok, Sono Kembang dan Beringin itu, dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman(DPUPKP) Ponorogo. Setidaknya ada 102 pohon yang akan ditebang, di jalan dengan panjang kurang lebih 900 meter tersebut.
“Ada 102 pohon yang akan ditebang untuk pelebaran trotoar di Jalan Gajahmada Ponorogo,” kata Kabid Pertamanan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Kamsun, Senin (21/08/2023).
Penebangan dilakukan oleh DPUPKP, sebab kegiatan penebangan pohon-pohon tersebut, sudah masuk dalam anggaran pelebaran trotoar. Proses penebangan ini, dimulai sejak tanggal 18 Agustus 2023 lalu. Diharapkan, penebangan itu rampung dalam 2 minggu ke depan.
“Penebangan pohon ini, ditargetkan selesai selama 2 minggu,” ungkapnya.
Kamsun menjelaskan bahwa batang pohon yang sudah ditebang, akan disimpan di gudang milik DLH Ponorogo. Nantinya pohon-pohon yang sudah disimpan itu, menunggu proses lelang dari bagian aset.
BACA JUGA:
Dua Rumah Terbakar di Pulung Ponorogo, Kerugian Ratusan Juta
Kamsun menambabkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam proses pemotongan pohon tersebut. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kabel listrik maupun infrastruktur alat telekomunikasi, serta arus lalu lintas yang padat di sepanjang Jalan Gajahmada.
Untuk mengatasi kendala ini, pihak terkait telah dilibatkan dalam proses pemotongan pohon. Pohon pengganti yang akan digunakan nantinya, diperkirakan pohon pule.
“Diperkirakan di tempat itu, akan ditanam pohon Pule. [end/but]






