Surabaya (beritajatim.com) – Kacamata pintar yang diproduksi oleh perusahaan Facebook itu bernama Ray-Ban Stories. Ini bukan pertama kalinya perusahaan teknologi mencoba membuat kacamata pintar. Sebelumnya, Google juga pernah berencana membuat kacamata sejenis. Mereka bahkan pernah membuat prototipe-nya. Namun, inovasi ini mendapat kecaman dari berbagai pihak karena berpotensi mengancam privasi orang lain.
Kacamata buatan Facebook pun mengalami hal serupa. Inovasi ini sempat membuat heboh terutama di kalangan penggemar teori konspirasi. Inovasi Mark Zuckerberg tersebut disebut sebagai cara mereka untuk mengeksploitasi data pengguna.
Namun, terlepas dari hal itu ada beberapa faktar menarik yang perlu diketahui khalayak umum dari kecanggihan teknologi terbaru ini. Beberapa waktu lalu dilansir dari laman resmi Facebook, mereka merilis kacamata pintar yang dalam pembuatan Ray-Ban Stories, Facebook bermitra dengan perusahaan Essilor Luxottica.
Ray-Ban Stories adalah kacamata cerdas pertama buatan Facebook. Memang, dari segi desain, Ray-Ban Stories tidak jauh berbeda dengan kacamata hitam pada umumnya. Bedanya, kacamata pintar Ray-Ban Stories ini dilengkapi dengan beberapa fitur canggih.
Ray-Ban Stories dibekali dengan dua kamera berukuran 5 MP, terletak di gagang kacamata. Selain itu, lampu LED dipasang pada kamera, saat menyala LED tersebut bisa digunakan untuk mengambil foto atau video.
Kemudian, terdapat mikrofon dan speaker untuk mendukung pemakaian pengguna. Tidak hanya itu, Ray- Ban Stories juga dilengkapi oleh beamforming untuk meredam suara bising dari luar.
Hampir serupa dengan smartwatch, kacamata pintar Ray-Ban Stories juga dapat terhubung dengan dengan aplikasi Facebook View yang terbaru. Aplikasi Facebook View ini tersedia di iOS dan Android.
Dengan aplikasi Facebook View pengguna dapat lebih mudah untuk mengirim konten yang diambil Ray-Ban Stories pada smartphone. Melalui aplikasi tersebut juga, pengguna bisa mengunggah gambar maupun video yang diambil ke Facebook, WhatsApp, Instagram, Messenger, TikTok, Twitter, dan yang lain.
Ray-Ban Stories ini hadir dengan 20 variasi gaya, akan mulai dijual melalui toko ritel tertentu di beberapa negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, Australia, Irlandia, Inggris dan Italia. Bagi Anda yang hendak membeli kacamata ini perlu merogoh kocek sebesar $299 atau setara Rp 4,5 juta. Namun, di Indonesia sendiri masih belum tersedia, jadi harus bersabar.






