Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes menilai timnya sudah bermain maksimal sekalipun mereka kembali gagal mendulang 3 poin sempurna pasca bermain imbang 2-2 melawan Persik Kediri, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu (5/3/2022).
Pada laga pekan ke-29 BRI Liga 1 bertajuk Derby Jatim, Laskar Sape Kerrab sebenarnya sempat unggul 2 kali dari Macan Putih. Masing-masing berkat gol Renan Silva pada menit 19′ dan gol Hugo ‘Jaja’ Gomes pada menit 55′.
Hanya saja tim binaan Fabio Lefundes, justru gagal mempertahankan keunggulan berkat gol balasan yang bersarang ke gawang Hong Jungnam. Masing-masing gol bunuh diri Jaimerson Xavier pada menit 43′, serta gol Jeam Kelly Sroyer pada menit 87′.
Hasil tersebut sekaligus memupuskan harapan Madura United untuk meraih poin sempurna, di mana kedua tim harus puas dengan raihan 1 poin di laga tersebut. “Sebenarnya pertandingan sesuai dengan yang kita harapkan, semuanya sudah bekerja keras dan mendominasi pertandingan,” kata Fabio Lefundes.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
“Sayang dalam beberapa momentum, para pemain justru kehilangan konsentrasi. Sehingga kita harus dapat menerima hasil ini, apalagi kita tahu bahwa Persik merupakan tim yang bagus dan mereka juga bermain bagus,” ungkap juru taktik asal Brasil.
Bahkan pada laga tersebut, ia juga mulai melakukan beberapa perubahan dengan melakukan rotasi pemain. Salah satunya dengan kembali memasukkan salah satu gelandang jangkar, Zulfiandi yang mulai kembali dari cedera. “Rotasi kita lakukan dan pemain sudah mulai padu,” tegasnya.
“Bahkan pada laga ini, kami sebenarnya sudah bermain sangat bagus dan cukup mendominasi permainan. Hanya saja keberuntungan masih belum berpihak, sehingga kita harus menerima atas hasil ini, begitulah sepakbola,” pungkasnya. [pin/suf]






