Surabaya (beritajatim.com) – Para pecinta olahan kopi di Kota Surabaya wajib mencoba rekomendasi menu inovatif Espresso Martini versi mocktail yang dihadirkan oleh Kedai Saat Kopi di Jalan Porong, Surabaya.
Jika sajian espresso martini original identik dengan racikan minuman koktail berbahan alkohol, inovasi mocktail non-alkohol ini menawarkan alternatif aman yang tetap menghadirkan perpaduan kaya rasa antara kepahitan kopi, sentuhan manis, hingga asam yang segar dalam satu sajian.
Barista Saat Kopi, Muhammad Wildan Ghifari, menjelaskan bahwa espresso martini versi halal ini diracik khusus tanpa alkohol dengan memadukan espresso, air, flavor peach, dan sentuhan bitter orange.
Kombinasi bahan alami tersebut menghasilkan minuman bercita rasa segar yang sangat cocok dinikmati dalam suasana santai di tengah teriknya cuaca Kota Surabaya.
“Kalau espresso martini yang original biasanya menggunakan vodka atau minuman beralkohol lainnya. Kalau versi mocktail ini, kita menggunakan espresso, air, flavor peach, dan bitter orange sebagai penggantinya,” ungkap Wildan pada Jumat (16/10/2026).
Wildan membeberkan bahwa pemilihan flavor peach memberikan sentuhan manis yang lembut pada dasar espresso. Sementara itu, kehadiran bitter orange berperan penting menyeimbangkan profil rasa agar minuman tidak didominasi oleh manis berlebih maupun kepahitan kopi.
“Rasanya tidak terlalu manis dan tidak terlalu pahit. Ada rasa manis dari peach, kemudian bitter orange memberikan sedikit rasa pahit dan asam sehingga hasil akhirnya lebih segar,” ujarnya.
Perpaduan espresso dengan karakter buah-buahan ini memberikan pengalaman rasa yang kompleks bagi para penikmat kopi modern.
“Kaya rasa yang membuat segar minuman ini,” terang Wildan.
Untuk mendapatkan karakter bitter orange yang lebih kuat dan pekat, Wildan membocorkan rahasia dapur bahwa bahan tersebut dibuat secara mandiri dengan memanfaatkan perasan kulit jeruk segar yang didiamkan selama kurang lebih 24 jam.
“Proses itu menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan karakter jeruk yang lebih menonjol dalam racikan minuman,” terangnya.
Dari sisi penyajian, espresso martini mocktail ini paling ideal disajikan dalam kondisi dingin segar guna memberikan dahaga ekstra saat siang hari.
“Untuk menu ini lebih cocok disajikan dingin. Karakternya memang dibuat segar untuk dinikmati saat santai,” kata Wildan.
Di Kedai Saat Kopi, segelas espresso martini non-alkohol ini dibanderol dengan harga bersahabat Rp27.000 per porsi, menjadikannya pilihan favorit bagi pelanggan yang bosan dengan varian kopi susu atau espresso konvensional.
“Rasa ini cocok untuk diminum saat kondisi cuaca panas seperti di Surabaya ini karena ada sensasi segar, manis dan pahitnya kopi,” terangnya.
Meski memiliki keseimbangan rasa yang segar, Wildan mengingatkan bahwa minuman berbasis espresso ini tetap mengandung kafein tinggi yang perlu diperhatikan bagi penderita gangguan lambung.
“Karena itu, toleransi setiap orang perlu menjadi pertimbangan sebelum mengonsumsinya,” bebernya.
Keunikan cita rasa menu ini diakui langsung oleh salah satu pengunjung, Wahyu, yang mengaku ketagihan menyantap espresso martini mocktail saat berada di Surabaya.
“Seger aja kalau diminum siang apa lagi kondisi cuaca Surabaya sangat panas,” ungkap Wahyu. [way/ian]






