Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI Erick Tohir akan memberikan kejelasan nasib klub Liga 1 dan Liga 2. Kejelasan disampaikan lewat sarasehan yang akan dilakukan di Sheraon Hotel Surabaya, Sabtu (4/3/2023).
Ditemui usai berjumpa suporter Persebaya alias Bonek, Erick menjelaskan jika ia akan berbicara dengan para pengurus Liga 1 dan 2. Dia tak ingin membeda-bedakan kesempatan agar masing-masing klub bisa bermain.
Rencananya ia akan usulkan ke klub liga 2. Usulan terkait peluang bergulirnya kembali kompetisi di bulan Desember 2023 hingga Juni 2024 mendatang.
Tetapi keputusan dikembalikan kepada klub Liga 2 sendiri. Erick merasa tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan.
“Nanti kita usulkan besok ke klub liga 2, bergulirnya Desamber sampai Juni. Tapi kembali menunggu keputusan dari mereka,” ungkapnya.
Dalam diskusi ini, berharap ada kebersamaan visi. “Seperti yang saya janjikan sejak awal, visi misi bukan punya asya, melainkan muncul dari komunikasi sepak bola yang dipercayakan kepadanya,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pssi”]
Erick menyadari jika dalam sepak bola banyak sekali masalah yang muncul. Salah satunya stigma jika PT LIB di bawah naungan PSSI. Padahal PT LiIB adalah badan otonomi yang dikelola oleh tim-tim bukan PSSI.
“Jadi kalau ada problem di Liga Indonesia, penyelesaiannya dengan PT LIB bukan semata-mata langsung ke PSSI. Tetapi tentu PSSI yang baru menjadi bagian solusi,”imbuhnya.
Rencananya ia akan menggelar sarasehan yang akan diikuti 18 para petinggi klub liga 1 dan 28 pengurus Liga 2 se Indonesia, Sabtu (4/3/2023).
Sarasehan ini akan berlanjut dengan pertemuan bersama pengurus Liga 3 atau Asprov Se Indonesia. Berikutnya juga akan bertemu dengan para suporter klub se Indonesia. [way/but]






