Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak enam rumah di tiga desa di Kecamatan Dawarblandong tergenang luapan air Kali Lamong berdasarkan Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.
Air luapan Kali Lamong mengenangi tiga dusun di tiga desa. Yakni Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Dusun Klanting, Desa Pulorejo dan Dusun Ngarus, Desa Banyulegi. Tercatat ada enam rumah di Dusun Klanting, Desa Pulorejo tergenang air luapan Afur Kali Lamong.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, air masuk ke pemukiman warga sekira pukul 05.00 WIB.
BACA JUGA:
Normalisasi Kali Lamong Terus Dikebut
“Ketinggian air di jalan dia atas Jembatan Dusun Klanting RT 11 RW 01. Ketinggian air kurang lebih 40-50 cm,” ungkapnya, Jumat (8/12/2023).
Masih kata Khakim, ada enam rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air di dalam rumah kurang lebih 10-20 cm. Petugas bersama TNI-Polri, Forkopimcam Dawarblandong, potensi relawan dan warga di lokasi bencana banjir untuk memantau kondisi Kali Lamong.
BACA JUGA:
Warga Dawablandong Mojokerto Disambangi Luapan Kali Lamong
“Sekira pukul 13.00 WIB air banjir luapan Kali Lamong surut total, namun di wilayah Dawarblandong saat ini terpantau hujan. BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI/Polri, Forkopimcam Dawarblandong, potensi relawan dan warga masih melakukan pemantauan di lokasi,” katanya.
Sebelumnya, hujan yang terjadi di wilayah hulu menyebabkan debit Kali Lamong naik. Akibatnya, Jumat (8/12/2023) air Kali Lamong meluap dan mengenangi sejumlah desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. [tin/beq]






