Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menekankan pentingnya kekompakan antara kepala daerah di wilayah Gerbang Kertasusila dalam mendorong pembangunan, khususnya di sektor transportasi dan keamanan.
Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan di Gedung DPRD Bangkalan.
“Kami mengajak seluruh kepala daerah di Gerbang Kertasusila untuk tetap kompak, saling mendukung, dan bersama-sama membangun, terutama dalam sektor transportasi dan keamanan,” ujar Emil dalam pidatonya.
Emil mengapresiasi langkah-langkah progresif yang telah diambil oleh Pemkab Bangkalan dalam mengatasi hambatan pembangunan. Menurutnya, berbagai pencapaian yang telah diraih harus disyukuri dan terus dikembangkan.
“Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan ingin mendobrak hambatan yang selama ini dianggap menghambat kemajuan Bangkalan. Berbagai kemajuan yang telah dicapai wajib kita syukuri dan apresiasi,” tegas Emil.
Suami dari Arumi Bachsin ini optimistis bahwa dengan adanya kekompakan antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Bangkalan akan semakin berkembang. Ia meyakini bahwa potensi kolaborasi yang kuat akan mempercepat pertumbuhan daerah.
“Dengan kekompakan, optimisme itu semakin kuat. Jika terus didorong, insyaAllah Bangkalan akan semakin berkembang,” kata Emil.
Lebih lanjut, Emil menyoroti pentingnya Jembatan Suramadu sebagai penghubung vital yang mendukung konektivitas antara Surabaya dan Bangkalan. Menurut data dari Kementerian PUPR, rata-rata jumlah kendaraan yang melintasi Jembatan Suramadu mencapai lebih dari 40.000 unit per hari. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang bergantung pada infrastruktur ini.
“Kerja sama dengan Surabaya menjadi penting untuk memastikan konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan keamanan,” ujar Emil, yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jatim.Suami dari Arumi Bachsin ini optimistis bahwa dengan adanya kekompakan antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Bangkalan akan semakin berkembang. Ia meyakini bahwa potensi kolaborasi yang kuat akan mempercepat pertumbuhan daerah.
“Dengan kekompakan, optimisme itu semakin kuat. Jika terus didorong, insya Allah Bangkalan akan semakin berkembang,” kata Emil.
Lebih lanjut, Emil menyoroti pentingnya Jembatan Suramadu sebagai penghubung vital yang mendukung konektivitas antara Surabaya dan Bangkalan. Menurutnya, jembatan ini berperan krusial dalam meningkatkan perekonomian, pariwisata, serta aspek sosial dan budaya di wilayah tersebut.
“Kerja sama dengan Surabaya menjadi penting untuk memastikan konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan keamanan,” ujar Emil, yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jatim.
Dalam kesempatan yang sama, Emil mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim telah mengintegrasikan sistem transportasi Bus Trans Jatim guna menghubungkan masyarakat di wilayah Gerbang Kertasusila. Langkah ini diambil untuk meningkatkan mobilitas antar daerah.
Emil juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam acara tersebut. Ia berharap Eri Cahyadi dapat terus menjalin sinergi yang baik dengan Bupati Bangkalan serta kepala daerah lainnya di Gerbang Kertasusila.
“Semoga Pak Eri Cahyadi tetap kompak dengan Bupati Bangkalan dan juga kepala daerah lainnya di Gerbang Kertasusila,” tutur Emil.
Terakhir, Emil menekankan bahwa seorang pemimpin harus mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi warganya. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya menekankan bahwa seorang pemimpin harus bisa menghadirkan rasa aman bagi warganya,” tutup Emil. [asg/beq]






