Surabaya (beritajatim.com) – Harga emas di Pegadaian kembali menunjukkan tren positif pada Jumat, 17 Oktober 2025. Berdasarkan data dari Sahabat Pegadaian, ketiga jenis emas yang diperdagangkan yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Untuk rincian harga, emas Antam kini dijual Rp2.648.000 per gram. Emas UBS dibanderol Rp2.471.000 per gram, sedangkan Galeri24 tercatat di angka Rp2.426.000 per gram. Kenaikan ini memperpanjang tren positif harga logam mulia di Pegadaian sepanjang pekan ketiga Oktober 2025.
Kondisi tersebut diperkirakan dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta lonjakan harga emas global yang terus menguat. Ketidakpastian ekonomi dunia membuat masyarakat kembali melirik emas sebagai aset aman untuk melindungi nilai kekayaan.
Perbandingan Harga di Lakuemas dan Aneka Logam
Sebagai pembanding, platform jual beli emas digital Lakuemas menampilkan harga yang sedikit lebih rendah. Berdasarkan pembaruan data hari ini:
– Harga beli: Rp2.364.000 per gram
– Harga jual: Rp2.307.000 per gram
Selisih sekitar Rp57.000 per gram menunjukkan bahwa transaksi digital di Lakuemas relatif lebih kompetitif dibandingkan pembelian di pasar konvensional seperti Pegadaian.
Sementara itu, data dari Aneka Logam per 16 Oktober 2025 menunjukkan harga jual emas berada di Rp3.200.000 per gram dan harga beli Rp2.850.000 per gram. Perbedaan harga yang cukup lebar ini diduga karena faktor produk premium, seperti emas Antam Certicard, serta tambahan biaya sertifikat dan pengemasan.
Secara keseluruhan, harga emas di Pegadaian pada 17 Oktober 2025 berada di atas harga emas digital Lakuemas namun masih di bawah harga premium dari Aneka Logam. Perbedaan harga ini wajar terjadi karena setiap platform memiliki kebijakan harga dan jenis produk yang berbeda.
Platform digital seperti Lakuemas biasanya menawarkan harga yang lebih kompetitif karena seluruh transaksi dilakukan secara daring tanpa tambahan biaya fisik. Sementara itu, Pegadaian dan Aneka Logam menawarkan produk emas fisik dengan jaminan keaslian dan sertifikasi resmi, yang menjadi nilai tambah bagi pembeli.
Dengan pergerakan harga yang cenderung naik, investor dan masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar emas menjelang akhir Oktober 2025. [mnd/aje]






