Jakarta (beritajatim.com) – Salah satu pelatih terbaik di Malaysia, Ong Kim Swee (OKS), baru saja diumumkan sebagai nakhoda baru Persis Solo. Ia pun berbicara tentang perbedaan kultur penonton di kedua negara.
OKS merupakan pelatih kelahiran Malaka, Malaysia berusia 53 tahun. Ia pernah menangani tim muda hingga skuad senior Malaysia mulai 2011 hingga 2019.
Kini, OKS telah ditunjuk untuk menangani Persis. Ia meninggalkan jabatannya sebagai head coach Sabah FC demi Laskar Sambernyawa.
Berbicara tentang pentingnya dukungan suporter, OKS memberikan pendapatnya. Menurutnya, dukungan suporter di Indonesia sangat fanatik dan ini adalah kekuatan bagi tim, khususnya bagi Laskar Sambernyawa.
“(Berdasarkan) Pengalaman saya di Indonesia atau di Malaysia, atau pun Timnas bermain, pendukung Indonesia ini lebih fanatik, dan bagi saya ini suatu kelebihan untuk setiap tim,” katanya dalam laman resmi Persis.
OKS percaya bahwa sepak bola tak sekadar sebelas melawan sebelas pemain di lapangan. Sebab faktor suporter juga sangat berpengaruh. “Para pendukung juga memainkan peranan yang amat penting,” ujarnya.
Ong Kim Swee juga menanggapi tentang bagaimana ia menangani tekanan. Menurutnya, dalam sepak bola, tekanan adalah hal lumrah. Ia juga memahami suporter yang menginginkan kemenangan.
“Yang penting adalah, saya mengerti para pendukung yang menginginkan kejayaan. Itu tentu merupakan prioritas kita,” ujarnya.
“Saya harus menerima tekanan di mana dalam sepak bola, ada hasil yang mengecewakan, tetapi bukan artinya kita akan terus kecewa. Terutama, kita harus bangkit apabila kita menerima hasil tidak baik,” pungkasnya. (faw/ian)






