Kediri (beritajatim.com) – Tidak hanya beras yang mahal, dua komoditas pangan ini juga mengalami kenaikan harga di Kota Kediri.
Di sejumlah pasar tradisional, harga dua komoditas ini naik. Meskipun begitu, kenaikannya tidak terlalu tinggi hanya berkisar Rp2 ribu per kilogramnya.
Ya, dua komoditas yang mengalami kenaikan harga ini adalah telur ayam dan gula pasir. Seperti yang terjadi di Pasar Campurejo, Kota Kediri.
Farid, salah satu pedagang sembako di Pasar Campurejo menuturkan, harga telur ayam kini mencapai Rp26 ribu per kg. Padahal, sebelumnya Rp24 ribu per kg.
“Beberapa hari ini harga telur ayam naik. Selain itu, gula pasir juga naik,” kata Farid, pada Selasa (5/9/2023).
Baca Juga : Sepak Bola Putri Kota Kediri Optimis Kalahkan Jember, Sudah Pelajari Kekuatan Lawan
Masih kata pria 28 tahun itu, harga gula pasir kini dibandrol Rp14 ribu per kg. Harga ini naik dari sebelumnya Rp13,5 ribu per kg.
Farid tidak mengetahui penyebab kenaikan harga dua komoditas pangan itu. Dia hanya menyebutkan, meskipun harganya naik, tetapi stoknya masih aman.
Untuk diketahui, belakangan ini harga beras di Kediri dan sekitarnya relatif mahal. Di pasar ini beras IR 64 dibandrol Rp12,7 ribu per kg.
Sedangkan beras bramo lokal dijual Rp13 ribu/kg dan harga minyak goreng dibandrol Rp15 ribu per kg.
“Konsumennya masih tetap ada tapi ya gitu pembeliannya, gak sebanyak sebelumnya,” jelas Farid.
Pedagang berharap harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan bisa distabilkan. Sehingga daya beli masyarakat meningkat. [nm/ted]






