Ekbis

Spanduk Warung Pecel Lele Khas Lamongan, Ini Kata Pelukisnya

Lamongan  (beritajatim.com) –  Warga Lamongan yang mengembangkan kemampuan memasaknya secara berdagang pecel lele dengan cara di luar daerah, karena pantangan memakan ikan lele bagi warga asli. Maka tidak heran banyak dijumpai di seluruh lapisan Indonesia, warung pecel lele khas Lamongan.

Unsur penting dari sebuah warung pecel lele adalah spanduknya yang sangat ciri khas sekali, dimana ada gambar ikan lele, ayam, ikan mujaer, bebek, dan lain-lain ternyata ini berguna untuk menarik perhatian bagi calon konsumen.

Usaha pembuatan spanduk yang beredar di daerah Lamongan ini banyak kita jumpai di berbagai daerah yang ada di Lamongan, seperti usaha pembuatan spanduk pecel lele yang ditekuni oleh Pak Giono dari Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan ini yang telah ada sejak tahun 2010.

Berawal dari kegemanrannya yang suka melukis, rupanya melukis spanduk jauh lebih menghasilkan ketimbang melukis di kanfas.

Ketika ditemui di kediamannya bapak dua orang anak ini menuturkan sudah sejak masih belum menikah  menekuni bidang pembuatan spanduk pecel lele secara otodidak.

“Menurut saya alternatif mendapatkan uang secara lebih dan mudah dibandingkan dengan berjualan lukisan dari kanfas. Bakat saya dari kecil seni mbak, meski bapak saya bukan seorang seniman.”tambahnya.

Kini usaha yang ditekuninya sudah jauh berkembang pesat, pemesan datang dari berbagai wilayah di Indonesia, lebih sering perantau dari Lamongan yang mencoba peruntungan di luar Jawa dengan berdagang pecel lele khas Lamongan.

“Ada yang dari Kalimantan, NTB Sulawesi, kadang juga Jakarta mbak ini spanduknya yang pesan via WhatsApp. Ketika pesan saya minta uang muka terlebih dahulu,” tutur Pak Sugiono.

Pak Sugiono dibantu oleh istrinya untuk memasarkan spanduk pecel lele yang diproduksinya. Harga yang ditawarkan dari 1 spanduk ini tidak sama, ukuran panjang dan lebarnya yang mempengaruhi harga. Barang yang sudah siap akan dikirim lewat jasa pos. Usaha semacam ini tidak ada yang menaungi karena usaha mandiri perorangan. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar