Iklan Banner Sukun
Ekbis

Saatnya Beli Premi Asuransi Untuk Orangtua Sebagai Tanda Bakti

Surabaya (beritajatim.com) – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan Prudential Syariah gencar memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia melalui peluncuran kampanye #MadeforEveryFamily.

Sasarannya, para orangtua yang sudah memasuki usia lanjut (lansia) bisa dicover asuransinya oleh anak kandungnya. Meski tergolong mahal, anak-anaknya bisa memulai membeli produk asuransi Prudential sejak dini untuk orangtua mereka.

Investasi dunia akhirat karena berbakti pada orangtua mereka yang diusung Prudential Syariah ini berkembang cukup pesat.

Kampanye dengan tagline “Celebrating Togetherness” itu, Prudential Indonesia memperluas cakupan penerima manfaat dan pertanggungan pada polis asuransinya dari yang sebelumnya terbatas pada keluarga inti, kini juga mencakup anggota keluarga besar sedarah, seperti orang tua, kakek, nenek dan yang memiliki hubungan menantu.

“Seiring dinamika kehidupan, kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti dalam hal perlindungan finansial, kesehatan, dan perlindungan jiwa juga semakin berkembang,” kata Premraj Thuraisingam, Chief Customer and Marketing Officer, saat di Surabaya, Rabu (3/8/2022).

Apalagi budaya mengakomodasi kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.
Salah satu solusi terbaru dari Prudential Indonesia yang mewujudkan semangat
#MadeforEveryFamily adalah asuransi jiwa tradisional Syariah, PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah (PKKS), yang menyediakan perlindungan untuk 60 jenis penyakit kritis.

Premraj mengatakan, melalui
#MadeforEveryFamily, pihaknya berkomitmen memperluas akses perlindungan kesehatan dan
finansial.

“Kini, anggota keluarga besar termasuk orang tua, kakek, nenek, hingga menantu, bisa menjadi penerima manfaat dan pertanggungan dalam polis asuransi Prudential Indonesia. Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi serta memperkokoh ketahanan finansial mereka,” beber Premraj, didampingi Dewi Mayasari, Head of Corporate Communications Prudential Indonesia dan Lailatul Zubaidah, Head of Customer & Marketing Prudential Syariah.

Lebih lanjut, Premraj mengatakan, bila hal itu sejalan dengan aspirasi perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan.

Selain menanggung keluarga inti, salah satu dinamika yang dihadapi keluarga adalah semakin besarnya kemungkinan anggota keluarga yang masih produktif untuk menanggung biaya kehidupan orang tua mereka. “Hal ini termasuk menanggung biaya perawatan rumah sakit ketika orang tua mereka sakit,” tambah Dewi.

Menurut data BPJS 2021, rasio ketergantungan untuk orang tua diatas 60 tahun, terus meningkat
selama lima tahun terakhir. Situasi tersebut membuat masyarakat membutuhkan perawatan untuk setidaknya 17 orang lanjut usia dari 14,02 pada tahun 2017 menjadi 16,76 pada tahun 2021.

“Tak hanya itu, pandemi juga menimbulkan tantangan besar bagi sebagian keluarga ketika banyak orang kehilangan pekerjaan, oleh karena itu memerlukan dukungan dari keluarga lain yang masih produktif,” beber Dewi.
Kedua faktor ini merupakan contoh semakin pentingnya perlindungan tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi orang tua dan saudara dekat.

Melindungi keluarga inti sangatlah penting dan juga memastikan bahwa situasi keuangan mereka tetap terkontrol.

“Solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang komprehensif dapat menjadi solusi untuk mewujudkan keamanan finansial bagi seluruh keluarga,” ujar Dewi.

Dalam mewujudkan beragam dukungan kepada masyarakat Indonesia, Prudential Indonesia didukung oleh fundamental yang kuat.

“Prudential Indonesia telah dipercaya melindungi keluarga Indonesia melewati berbagai tantangan selama hampir 27 tahun, termasuk saat krisis COVID-19,” papar Dewi.

Prudential Indonesia juga dipercaya melindungi 2,5 juta tertanggung, dan senantiasa membuktikan komitmen perlindungannya terhadap nasabah. Salah satunya melalui pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp16,6 triliun sepanjang 2021.

“Dukungan ini semakin diperkuat oleh kondisi keuangan perusahaan yang sehat, tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) sebesar 479 persen,”, pungkas Premraj.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev